Astrid Istri Uya Kuya Mualaf, Dilarang Hingga Mukena Dibuang Ibunda

Astrid Khairunisha, istri Uya Kuya, telah berbagi perjalanan spiritualnya saat dia memutuskan untuk menjadi mualaf dan mengenakan jilbab. Perjalanan ini penuh liku-liku, terutama karena keluarganya, khususnya ibunya, keras menentang keputusannya. Berikut adalah kisahnya:

Perjalanan mualaf Astrid Kuya dimulai ketika dia masih bertunangan dengan mantan pacarnya sebelum menjalin hubungan dengan Uya Kuya. Tiba-tiba, Uya Kuya muncul dalam hidupnya dan Astrid memutuskan untuk membatalkan pertunangannya yang telah berlangsung selama empat tahun. Di sinilah dia mulai mengenal Islam.

"Saya itu punya tunangan, kita sudah empat tahun dan tiba-tiba dia (Uya Kuya-red) datang," katanya seperti yang dilaporkan dari YouTube Atiek Nur Wahyuni.

 

 Astrid, yang awalnya memiliki nama lengkap Astrid Margaretha, mengaku bahwa awalnya dia tertarik pada Uya Kuya, dan hubungan mereka semakin erat. Dia memilih untuk bersama Uya Kuya dan mengakhiri hubungan dengan mantan pacarnya. Rintangan pertama dalam hubungan Uya Kuya dan Astrid berasal dari perkenalan keluarga.

"Jadi keluargaku itu semuanya non-Muslim. Kebetulan mama dan papaku adalah pemuka agama. Jadi, ketika saya mau menikah dengan Uya Kuya yang beragama Islam, saya harus berpindah agama. Tapi, sejak awal, saya sudah meyakini Islam sejak kuliah tingkat dua, sebelum saya mengenal dia," kenang Astrid.

Astrid mengungkapkan bahwa perkenalannya dengan Islam sudah dimulai jauh sebelum dia bertemu Uya Kuya. Dia telah meyakini Islam sejak lama, sehingga keputusannya untuk berpindah agama bukan semata-mata karena cinta pada Uya Kuya. Namun, ibunya masih sulit menerima keputusannya, sehingga konflik semakin memanas dalam keluarga Astrid.

"Ibuku berkata, mengapa anak saya harus berpindah agama. Itu menciptakan keributan di rumah, hingga saya belajar sholat dengan hati yang penuh kekecewaan, dan bahkan mukena saya dibuang keluar. Ibuku mengatakan, 'Jika kamu masih tinggal di rumahku, kamu harus mengikuti apa yang saya katakan. Kamu tidak bisa menikah dengan seorang Muslim'," kata Astrid.


Namun, keputusan Astrid untuk memeluk Islam dan menjadi seorang Muslim telah mengakar kuat dalam hatinya. Dia terus berdoa agar dapat menjadi seorang Muslim, dan akhirnya, keluarganya dan ibunya membuka hati terhadap keputusannya sebagai seorang mualaf.

"Alhamdulillah, saya terus menerus sholat, dan akhirnya ibu saya membuka pintu dan berkata, 'Saya tahu bahwa yang menjalani hidup ini adalah kamu yang akan menikah, bukan saya.' Itu adalah saat yang benar-benar saya merasa bahwa ini adalah jalan yang benar. Insya Allah, dia adalah jodoh saya, karena kita semakin mendekat," tambahnya.

Dengan keduanya memeluk Islam, Astrid akhirnya dinikahi oleh Uya Kuya pada tahun 2003. Pasangan ini dikaruniai dua anak, yaitu Cinta Rahmania Putri Khairunnisa dan Sydney Agusto Putra Utama, yang kini sudah beranjak dewasa. Astrid semakin kuat dalam kecintaannya pada Islam, dan dia mantap memakai hijab.

"Alhamdulillah, semakin saya terus sholat, sekarang ibu saya mendukung sepenuhnya. Perjalanan kami semakin dekat dengan keluarga. Alhamdulillah, sekarang kami sangat dekat," tandasnya.
Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Featured

News Feed