Aktor Evan Marvino: Alasan Gue Pindah dari Rumah Lama karena Suara Azan..

 Siapa yang tak mengenal lelaki tampan bernama Evan Marvino. Ia adalah putra pasangan Encus dan Alm. Hartini. Kehidupannya sebelum menjadi seorang artis memang sangat sulit, ibunya bekerja sebagai kuli pabrik dan ayahnya yang bekerja serabutan.

Ketika ibunya sakit dan akhirnya meninggal keluarganya memutuskan untuk kembali ke kota kelahirannya yaitu Bandung.

Melihat bahwa keadaan ekonomi keluarganya yang kurang ia memutuskan untuk mengubah perekonomian keluarganya.

Di tahun 2013 adalah tahun dimana ia memulai dengan mengikuti kontes modeldi Jakarta. Bahkan sebelumnya ia sudah pernah tampil di televisi melalui acara Super Deal.

Di tengah aturan volume suara azan yang menuai polemik, aktor tampan Evan Marvino akhirnya buka suara menanggapi.

Bahkan, menurut pengakuannya, alasan dirinya pindah dari rumah lama sebenarnya juga terkait dengan persoalan suara azan.

Melalui Instagram Stories, Evan Marvino mengunggah kembali postingan akun gosip @lambe_turah yang menyertakan berita berjudul ‘Menag Yaqut Terkait Aturan Toa Masjid Bandingkan Dengan Gonggongan Anjing’.

Nah, menanggapi pernyataan tersebut, aktor pemeran Atta dalam sinetron ‘Putri Untuk Pangeran’ ity menilai bahwa saat ini kehidupan memang sudah berada di akhir zaman.

“Sadarlah, kita sedang hidup di akhir zaman,” tulis Evan Marvino, dikutip terkini.id via Hops pada Jumat, 25 Februari 2022.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa azan menjadi salah satu alasan mengapa dirinya dan sang istri, Uffri Datun Nitami, pindah rumah.

Katanya, saat masih tinggal di rumah lama, Evan Marvino mengaku tak pernah mendengar suara azan sebagai tanda dimulainya waktu salat.

“Salah satu alasan gue pindah dari rumah gue yang lama karena suara azan sama sekali enggak kedengeran ke rumah,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Evan Marvino dan istri memutuskan untuk pindah ke rumah yang lokasinya lebih dekat dengan masjid dan pesantren.

“Dan sekarang Alhamdulillah gue ambil rumah sebrang-sebarangan dengan masjid dan pesantren,” pungkasnya.

Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama