Viral Ustaz Khalid Sebut Wayang Harus Dimusnahkan, Ini Isi Ceramahnya


Nama Ustaz Khalid Basalamah belakangan ini sedang ramai diperbincangkan warganet soal pernyataannya mengenai wayang. Pasalnya, ustaz kenamaan asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan ini menjelaskan hukum memainkan salah satu peninggalan budaya Indonesia (wayang) dan menyebut adanya larangan dalam memainkan wayang.

"Saya orang Jawa dan saya suka pewayangan. Jadi, apakah wayang dilarang? Bagaimana tobat profesi dalang?” berikut pertanyaan salah seorang jemaah melalui tayangan video akun YouTube Yarif.TV yang diunggah pada 11 April 2020.

Setelah mendengar pertanyaan dari jemaah tersebut, ustaz Khalid mengatakan bahwa agama Islam memiliki peraturan bagi setiap pemeluknya. Meskipun tanpa mengurangi rasa hormat terhadap budaya di Indonesia, menurut Ustaz Khalid bahwa Islam melarang permainan wayang

"Tentu saja saya sudah pernah bilang ke teman-teman sekalian, tanpa mengurangi hormat terhadap tradisi dan budaya, kita harus tahu, bahwa kita Muslim dan dipandu agama. Harusnya Islam dijadikan tradisi dan budaya. Jangan budaya di-Islamkan, susah. Mengislamkan budaya ini repot, karena budaya banyak sekali,” jelas ustaz Khalid.

Dengan begitu, Ustaz Khalid menyampaikan, meski wayang sejatinya tradisi peninggalan nenek moyang, namun bukan berarti permainan itu harus dimainkan. Bahkan wayang, kata Ustaz Khalid, harus ditinggalkan.

"Kalau memang ini (wayang) peninggalan nenek moyang kita, mungkin kita bisa kenang dulu oh ini tradisi orang dulu seperti ini," ungkap Ustaz Khalid.

"Tapi kan bukan berarti itu harus dilakukan sementara dalam Islam dilarang. Harusnya kita tinggalkan,” tambahnya.
Oleh karena itu, lanjut Ustaz Khalid mengimbau untuk seorang dalang sebaiknya melakukan taubat nasuha dengan cara tidak akan memainkan wayang lagi. Kemudian, menurut Ustaz Khalid, siapa saja yang memiliki wayang, lebih baik dimusnahkan.

“Ya taubat nasuha, dan kalau dia punya (wayang) lebih baik dimusnahkan, dalam arti kata dihilangkan,” tandas lulusan Universitas Madinah itu.

Soal pernyataan tersebut, para warganet ternyata banyak yang tidak sependapat.

"Saya Islam d
Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama