Viral Ibu dan Anak Yatim di Bekasi Sakit hingga Kurus karena Desakan Ekonomi, Kondisinya Menyayat Hati


Beredar sebuah video yang memperlihatkan kondisi anak yatim dan ibunya yang tengah menderita sakit hingga tubuhnya dibiarkan sampai sangat kurus dan memprihatinkan.

Video yang beredar melalui akun Instagram @kabarnegri itu diduga direkam oleh seorang tetangganya yang tidak tega melihat kondisi ibu dan anak yatim tersebut.

Menurut informasi, mereka merupakan warga Kelapa Dua, Desa Jayasakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Sangat miris kondisi kedua warga Kelapa Dua, RT. 02/04, Desa Jayasakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi," tulis keterangan akun@kabarnegri dikutip Suara.com, Kamis (17/2/2022).

Aditya Rizki Hamzan, nama anak yatim tersebut. Ia menderita sakit bersama seorang ibunya, Khairunisah.

Mereka menderita sakit hingga tubuhnya dibiarkan kurus seperti mengalami gizi buruk.

Dalam video, keduanya hanya bisa berbaring lemas tidak berdaya di atas tempat tidur rumahnya. Ada selang infus yang menempel di tangannya.

Ibu dan anak itu dikabarkan belum sempat dibawa ke rumah sakit dan diberi penanganan. Hal itu lantaran kondisi keuangan mereka yang tidak memungkinkan.

"Keduanya belum sempat dilarikan ke rumah sakit lantaran terbentur keuangan," lanjut keterangan akun.

Terlebih lagi, keluarga itu baru saja diselimuti kesedihan dan duka yang mendalam usai suami sekaligus ayahnya meninggal dunia 40 hari yang lalu.

Keluarga mereka sudah tidak memiliki biaya sama sekali untuk pengobatan. Sanak saudara mereka juga sudah tidak ada uang untuk membayar biaya infus.

Keluarga mereka hanya berharap ada bantuan yang turun dari pemerintah setempat untuk pengobatan ibu dan anak yatim yang kondisinya memprihatinkan ini.

"Kini mereka berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk pengobatan mereka berdua serta ada orang yang dermawan yang mau membantu mereka," lanjut keterangan.

Melihat kondisi mereka yang menyayat hati, warganet lantas menuliskan beragam respons.

"Kok bisa sampai separah itu belum tertangani dengan baik. Masak tidak terdeteksi sama pemerintah setempat," tulis salah seorang warganet.

"Mana dinsosnya kok pada diam saja," ujar warganet.

"Sangat miris, ini kalo kaya gini RT RW-nya tidak berfungsi dengan baik," komentar salah satu warganet.

"Bupati Bekasi ada?" tulis warganet.
Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Information