Magang Sebagai Petani Di jepang, Mahasiswi Asal Indonesia Ini Digaji 1,3 Juta Perhari


 Dalam dunia pendidikan, banyak ditemukan instansi yang menyediakan program magang bagi mereka yang tengah menimba ilmu. Hal itu dilakukan guna memberikan kesempatan untuk menggali ilmu agar saat memasuki dunia kerja nantinya mereka sudah memiliki keterampilan di bidang yang dituju.


Program magang itu pun salah satunya turut diikuti oleh seorang mahasiswi bernama Putrie Khairunnisa.

Mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Bogor ini mengikuti program magang ke perusahaan Jamur yang ada di Jepang. Dalam akun TikToknya, heyedle, Putrie memperlihatkan momen saat ia dan teman-temannya berkesempatan untuk merasakan menjadi petani di Jepang.

Dalam video berdurasi 11 detik itu, Putrie bersama 3 orang temannya yang lain tampak tengah beristirahat dengan petani setempat.

Dalam keterangannya, Putrie mengatakan jika ia dan teman-temannya mendapatkan uang senilai Rp1,3 juta perhari saat menjadi petani.

"Nyoba jadi petani padi di Jepang 10.000 yen/ hari (1,3 juta)," kata @putriekhairunnisa dikutip Kamis (3/2/2022).

Mendapatkan uang jutaan rupiah dalam sehari adalah sebagai upah dalam melakukan berbagai pekerjaan. Di sana, mereka tentu tak bekerja sendirian. Mereka juga dibantu oleh para petani yang juga bekerja di perusahaan tersebut.

"Masukin tanah, bibit di naungan plastik, pakai mesin jadi ga capek sama sekali," katanya.

"Petaninya baik semua dan ngebantuin banget. Dibantu banget berasa dapat gaji buta"tambahnya.

Saat dihubungi Indozone, Putrie mengatakan jika ia dan teman-temannya hanya menjalani kegiatan part time tersebut selama 3 hari saja.

"Kalau yang jadi petani itu cuma part time doang 3 hari," katanya.
Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama