Karyawan Tempat Cuci Mobil di Bogor Ditahan Maling di Kamar Mandi, Aksi Rampok Viral Direkam Korban


Seorang karyawan tempat usaha pencurian mobil jadi korban pencurian di Jalan Raya Parung, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Kasus pencurian tersebut viral di media sosial.

Korban yang tengah berjaga dikunci maling di sebuah kamar.


Saat korban sadar ada pencurian, dia diam-diam merekam aksi pelaku menggunakan ponselnya melalui lubang kecil dinding kamar hingga videonya viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan seorang pria tak dikenal mengangkut barang-barang berupa monitor usai berhasil masuk setelah membobol kunci pagar.

Salah satu pengelola tempat usaha, Wildan, mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada 5 Februari 2022.

Lebih lanjut, Wildan membeberkan, orang yang terkunci di dalam kamar posisinya tengah sendiri.

"Biasanya sih ada beberapa orang yang nemenin, cuman kebetulan banget lagi sendiri. Kejadiannya juga kan jam 05.30 WIB pagi, gak disangka-sangka," kata Wildan kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (8/2/2022).

Dia menjelaskan bahwa rekannya yang dikunci dalam kamar pada pagi hari mendengar suara orang datang, namun dia mengira itu temannya sesama karyawan.

Namun setelah bangun, pintu kamar malah terkunci dari luar serta mengira sedang di-prank atau dijahili temannya.

"Ketika mau buka pintu mau salat subuh, ternyata dikunci dari luar. Langsung info ke grup (WA) kan, nih siapa nih, gak lucu becandanya. Pas dilihat, waduh ini mah bukan anak-anak," cerita Wildan.

Saat itu, karyawan yang terkunci dalam kamar ketakutan karena posisinya terkunci dari luar sehingga merasakan ketakutan.

Akhirnya dia diam-diam merekam aksi pelaku melalui lubang kecil menggunakan ponselnya.

Belakangan diketahui bahwa korban dalam kamar itu dikunci dari luar menggunakan gembok yang diduga milik si pencuri itu sendiri.

Dalam pencurian ini, Wildan mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta.

"Kemarin sebenarnya banyak (yang dicuri), oli-oli, vacum cleaner, alat poles, bor, alat buka baut itu yang mesin, gitar, DVR CCTV, monitornya, banyak juga," katanya.

Kasus tersebut, kata dia, sudah dilaporkan dan saat ini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.
Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama