Dihujat Ingin Incar Harta Gegara Nikahi Dokter Tajir Berbobot 209 Kg, Wanita ini Diam-diam Merasa Menderita, Sang Suami Bersyukur Setelah Tahu Fakta ini


Wanita cantik ini dihujat karena menikah dengan seorang dokter.

Ia dinilai hanya ingin mengincar harta dengan menikahi dokter yang diketahui memiliki berat badan 209 kg itu.

Alih-alih enak menikah dengan dokter tajir, sang wanita justru diam-diam merasa tersiksa.

Hal itu disebabkan karena berat badan sang suami yang luar biasa.
Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah

Kisah cinta pasangan asal Orlando, Amerika Serikat ini viral dan menginspirasi.

Tak pandang fisik, Dana Rosser menerima suaminya, James Rosser, apa adanya.

Dana Rosser dan Dokter James Rosser diketahui menikah pada tahun 1995 silam.

Sayangnya pernikahan Dana Rosser dan James Rosser kala itu menuai kontroversi.

Mengutip dari eva.vn, Minggu (13/2/2022), Dana Rosser dituding hanya mengincar kekayaan dan popularitas hingga mau menikah dengan Dokter James Rosser.



Diketahui James Rosser adalah salah satu dokter ahli bedah yang terkenal kala itu.Namun James memiliki tubuh yang gemuk.
Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah

Tak main-main bobotnya kala itu mencapai 209 kg.

"Semua orang menyebut saya 'penggali tambang' karena dalam pikiran mereka, pria seberat 209 kg tidak ada yang menarik untuk dicintai dan dinikahi.

Dia adalah dokter ahli bedah terkenal sehingga semua orang mengira saya pergi kepadanya hanya untuk ketenaran dan kekayaan.

Itu benar-benar menyakiti perasaan saya." kata Dana Rosser dikutip dari Today, Minggu (13/2/2022).

Diakui Dana, ia jatuh pada sosok James lantaran kepribadiannya yang hangat.

Merasa cocok dalam segala hal, Dana akhirnya memutuskan untuk menikah.
Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah

Pasangan Dana Rosser dan Dokter James Rosser.

Selama pernikahan itulah, dengan sabar Dana menghadapi ejekan dan cibiran orang yang menyebutnya matre.

Namun siapa sangka, menikahi dokter ahli bedah terkenal ternyata kehidupan Dana Rosser menderita.

Gemuknya tubuh James Rosser membuatnya mengalami banyak ketidaknyamanan dan kekhawatiran.

Dana berkata banyak hal tidak bisa dilakukan James lantaran tubuhnya yang terlalu gemuk kala itu.

Ia banyak melewat momen-momen berharga.

"Dia tidak bisa berjalan jauh karena dia akan berkeringat dan lututnya sakit.

Dia tidak bisa keluar untuk bermain dengan anak-anak saat masih kecil.

Dia dulu menderita apnea.

Saya tidur di malam hari.

Saya takut dia akan mati dalam tidurnya, jadi saya selalu bangun untuk memastikan dia baik-baik saja.

Jadi saya tidak pernah tidur nyenyak.

Tiap kali telepon berdering, saya benar-benar khawatir jika ada seseorang memberi tahu saya James mengalami serangan jantung atau stroke.

Saya hidup dalam ketakutan terus menerus." ungkap Dana Rosser.

Tak hanya itu, masih ada banyak hal penderitaan yang dialami Dana setelah menikah dengan Dokter James.

Termasuk merasakan malu saat naik pesawat, Dokter James mematahkan kursi dan menimpa penumpang yang duduk di belakangnya.

"Saat itu saya langsung lari menolong dia, ketika kami berjalan, aku merasamalu dan marah karena semua orang menatap dan menertawakan kami." katanya lagi.

Selama bertahun-tahun, Dana Rosser mengaku telah menyaksikan bagaimana orang lain 'menganiaya' suaminya karena kegemukannya.

Banyak orang memandang pasangan ini dengan tatapan diskriminatif.

Oleh sebab itu, setiap kali pergi keluar, Dana harus selalu waspada pada segala kemungkinan kasus.

Saat ia pergi ke restoran, Dana harus memastikan James mendapat kursi tanpa pegangan dan kuat untuk menopang tubuhnya.

Bertahun-tahun pula, Dana tak pernah bisa pergi menonton konser, drama dan pertandingan basket lantaran tak ada kursi yang muat untuk James.

Bahkan jika sedang menonton di bioskop, pasti akan ada satu kursi kosong di antara James dan Dana.

"Rumah adalah tempat paling nyaman baginya.

Jadi saya sering berada di rumah bersamanya meski saya tidak menyukainya." curhat Dana lagi.

Sejak itu pula kehidupan Dana Rosser menjadi lebih tertutup.

Dalam kondisi ini, Dana rupanya tak pernah mau mengeluh pada James.

Ia menyadari bahwa sang suami sudah lebih menderita dari pada dirinya.

Sebenarnya di tahun 2001, Dokter James sempat menjalani diet, namun program itu gagal.

Hingga akhirnya ia menjalani operasi bypass lambung, dan berhasil menghilangkan bobot hampir 76 kg.

Perubahan suami Dana Rosser setelah berhasil menurunkan berat badan.

Sejak saat itu, James benar-benar mempertahankan berat badannya.

Sejak itu pula James merasakan kepercayaan dirinya meningkat.

Ia merasa bisa lebih gesit dan bermanfaat untuk orang lain.

Namun di tengah kebahagiaannya, James merasa sedih lantaran ia baru sadar selama ini obesitasnya begitu membuat sang istri menderita.

James tak sadar kegemukannya membuat sang istri sering menanggung malu dan memendam banyak keingianan.

Dokter ahli bedah ini tak menyangka, 27 tahun lamanya, Dana telah sabar dan tak sedikit pun mengeluhkan tentang obesitasnya.

Ia merasa selama ini hanya dirinya menderita karena terlalu gemuk, namun ternyata sang istri aslinya lebih menderita.

"Saya lebih menderita, saya selalu berusaha untuk peka pada mereka yang tertindas, tapi saya tidak menyadari bahwa istri saya yang lebih menderita.

Saya hanya fokus pada pasien tapi melupakan orang tercinta di sebelah saya yaitu istri saya." kata James Rosser haru.

Kini Dokter James sedang berjuang menemukan program penurunan berat badan bagi orang yang mengalami hal serupa dengannya.

Selain itu, pernikahan James dan Dana yang sudah melewati usia 27 tahun ini justru semakin terlihat mesra dan penuh kebahagiaan.
Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Information