Vokalis Terkenal Ini Harus Kehilangan Organ Terpenting Sampai Perutnya Bolong, Singgung Soal Sarapan Pagi


 Jangan sepelekan makanan. Terutama soal sarapan pagi yang kerap dilupakan banyak orang.


Padahal peran dari sarapan tidak cuma buat kenyang, tapi juga untuk kesehatan organ tubuh.

Beberapa orang kerap meninggalkan sarapan hingga berujung masuk rumah sakit.

Pengalaman kurang menyenangkan harus dialami vokalis terkenal ini.

Bahkan ia harus rela perutnya bolong akibat organ tubuhnya harus diangkat.

Perut bolong Ian Kasela
Siapa yang tak kenal dengan Ian Kasela.
Beberapa waktu lalu, Ian sempat mengalami hal kurang menyenangkan soal kesehatan.

"Berawal dari pola pikir yang salah, pola hidup, dan pola makan. Ada 3 pola. Awal dari situ sehingga aku harus kehilangan salah satu organ tubuh," ungkapnya.

Bahkan akibatnya, Ian harus kehilangan organ dalam yang berfungsi untuk mencerna lemak yang masuk dalam tubuh.

"Kantung empedu diambil karena sakitnya sangat menusuk banget," ucapnya.

Tak segan-segan, pria yang kini berusia 42 tahun itu menunjukkan 3 lubang di tubuhnya.

Lubang tersebut adalah bekas operasi laparoskopi (operasi dengan membuat lubang di bagian tubuh untuk memasukan kamera kecil guna melihat bagian yang terinfeksi).

"Teman-teman mau lihat hasil dari operasi. Ini ada tiga lubang, (menunjuk bagian tengah perutnya) di sini untuk kamera, (menunjuk bagian perut kanan) di sini untuk dokter mengambil dan menghancurkan kantung itu sendiri."

"Karena kantungnya sudah dalam kondisi bengkak dan kalau telat sedikit itu sudah bahaya banget bagi hidup dan di dalam kantung itu ada beberapa batu," jelasnya.

Melansir Mayo Clinic, batu empedu tercipta akibat adanya sumbatan di kantung empedu yang berfungsi menyimpan cairan yang membantu tubuh mencerna lemak.

Penyebab penyakit ini dipicu oleh tingginya kolesterol daklam tubuh, bahkan kandungan bilirubin atau senyawa untuk memecah sel darah merah sangat tinggi.

Beberapa orang memiliki hanya satu batu empedu, sementara yang lain mengembangkan banyak batu empedu secara bersamaan.

Batu empedu yang tidak menyebabkan tanda dan gejala biasanya tidak memerlukan perawatan.

Namun umumnya, gejala awal yang akan terjadi jika terserang batu empedu yaitu sakit perut di ulu hati, demam tinggi, mual, muntah, tubuh gemetar, nyeri dada, bahkan tinja berwarna hitam.
Orang yang mengalami gejala dari batu empedu mereka biasanya memerlukan operasi pengangkatan batu empedu, seperti yang dilakukan Ian Kasela di tahun 2015 lalu.

Akibat penyakitnya itu, Ian Kasela juga memberikan saran bagi orang lain agar tak mengalami hal yang pernah dideritanya.

"Jadi aku di sini ingin berbagai kalau teman-teman seandainya merasakan gejala sakit atau apa, secepatnya periksa, karena yang namanya batu empedu itu tidak boleh ditunda-tunda sangat berbahaya sekali risikonya.

"Terus sekali lagi, pola makan diatur, dan saran setiap pagi diusahakan banget sarapan karena tubuh kita sangat membutuhkan asupan setiap pagi," jelasnya.

Kini kondisi Ian Kasela pun sudah membaik, bahkan kabarnya ia sempat maju menjadi calon anggota legislatif (caleg).

"Dan, sekali lagi alhamdulillah sangat bersyukur dengan tindakan yang cepat, akhirnya aku saat ini sudah lumayan kondisinya," tandas vokalis band asal Kalimantan Selatan itu.

Belajar dari yang dialami Ian Kasela, jadi atur pola makan dan jangan lagi melewatkan sarapan ya Sase lovers.
Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama