Rawarontek, Ilmu Jawa Kuno yang Banyak Digunakan Pendekar Untuk Kekebalan

  Rawarontek menjadi ilmu Jawa Kuno yang cukup dikenal karena pemiliknya dianggap akan memiliki keabadian dan tidak bisa mati. Bahkan, ilmu ini sering digunakan oleh para pendekar di zaman Belanda karena mempunyai ilmu kebal terhadap serangan.

Ingat Si Pitung? Ia menjadi sosok yang dianggap memiliki kemampuan Rawarontek. Sosoknya dikenal karena kebal terhadap senjata apapun bahkan pistol hingga nyaris tak pernah bisa dibunuh oleh Belanda.

Dilansir dari berbagai sumber, Rawarontek menjadi ilmu hitam yang akan meminta timbal balik dan ilmu sesat dan erat hubungannya dengan perjanjian iblis.

Sebab, ilmu 
Rawarontek syarat untuk menguasai ajian ini konon sangat berat dan berbahaya. Kemudian, Rawarontek juga menjadi ilmu hitam legendaris yang memberikan kesaktian luar biasa.

Rawarontek konon dapat menyembuhkan diri mereka dengan cepat dari luka jenis apapun. Luka yang dimaksud di sini tak hanya luka luar seperti dibacok dan dipukul.

Sesuai dengan kemampuan besar yang diberikan, maka syarat untuk memperoleh ilmu Rawarontek juga lumayan berat. Untuk dapat menguasai ilmu hitam ini seseorang harus melakukan tirakat yang cukup berat dan juga menghapalkan beberapa mantra yang cukup panjang.

Mulai dari bertapa selama berbulan-bulan sampai pada akhirnya ilmu Rawarontek diperoleh. Selama melakukan tirakat ini kita juga harus berpuasa selama tujuh bulan yang dilanjut dengan puasa mutih selama 40 hari berturut-turut. Jika semua hal ini dilakukan dengan baik dan tanpa ada yang kurang barulah ilmu Rawarontek baru bisa diperoleh.

Dijelaskan dalam catatan Wikipedia, cara mendapatkan ilmu Rawarontek tidak repot dan susah. Ilmu Rawarontek ternyata dapat diwariskan pada orang lain. Jadi jika ada orang yang memiliki ilmu ini dapat memberikan ilmu miliknya pada orang lain

Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama