Fakta Mengerikan Metaverse, Bisa Mengontrol Seluruh Tubuh Manusia


Belakangan istilah Metaverse menjadi terkenal sejak peralihan nama Facebook yang disingkat dengan nama Meta. Perubahan ini menginvestasikan miliaran dolar ke dalam sebuah proyek yang berharap dapat penciptaan dunia "Metaverse" yang sesungguhnya.

Metaverse sendiri diartikan sebagai lingkungan realitas virtual yang imersif di mana orang-orang dapat melakukan interaksi dengan seluruh pengguna dan dunia buatan di sekitar mereka.

Dr David Reid, Profesor AI dan Komputasi Spasial di Liverpool Hope University, mengungkapkan bahwa metaverse berpotensi membawa beberapa kemungkinan yang menarik bagi manusia di muka bumi ini. Namun, hal itu juga berisiko dalam menimbulkan masalah yang ada di media sosial dan internet secara drastis, seperti masalah privasi data dan cyberbullying.

“Orang-orang khawatir tentang pengaruh Twitter terhadap politik saat ini. Tetapi dalam lingkungan yang benar-benar imersif, seberapa besar pengaruh yang dapat kamu miliki terhadap seseorang, ketika kamu dapat membawa seseorang ke zona perang dan menunjukkan kepada mereka secara tepat apa yang sedang terjadi?” tambahnya.

Reid memperjelas dampak yang akan diterima oleh orang-orang yang mengikuti atau terlibat langsung di dalam Metaverse. Bahkan mampu melibatkan tragedi yang emosional bagi para pelakunya.

“Mungkin orang-orang bertanya betapa bahayanya masalah yang muncul akibat media sosial jika dalam konsep metaverse? Saya berpendapat itu berpotensi jauh, jauh lebih ekstrem. Pengalaman mendalam dari keterlibatan itu bisa sangat emosional," jelasnya.

Lebih lanjutnya lagi, Reid memaparkan bahwa perkembangan teknologi ini akan mengaburkan batas antara virtual dan realitas. Artinya, siapa pun yang menjadi penguasa realitas metaverse akan memiliki akses ke jumlah data yang belum pernah ada sebelumnya dan kekuatan yang tak terhitung jumlahnya.

Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama