Reaksi Santai Asmirandah saat Dapat Ancaman Bom: Kematian adalah Kehormatan Ketika…

 Asmirandah tampaknya tak gentar ketika mendapatkan ancaman bom ketika akan memberikan kesaksian dalam rangkaian rally Kebaktian Kebangkitan Rohani (KKR) bersama suaminya, Jonas Rivanno. Dia justru berekasi santai ketika mendapatkan ancaman tersebut.

“Awalnya aku cuma ngomong gini sama Vanno, ‘Yah sayang, kita kan belum punya anak masa kita mau dibom,'” kata Asmirandah, dikutip dari Daniel Mananta Network, Jumat (17/12/2021).

“Karena menurut aku kalau misalnya emang harus mati sekarang, ya enggak apa-apa juga. Berarti emang sudah sampai di sini,” sambungnya.

Asmirandah justru mengaku kematian baginya suatu kehormatan ketika mereka melayani Tuhan. Oleh sebab itu, dia dan sang suami tetap melanjutkan kesaksian mereka meski mendapatkan ancaman.

“Gua bilang sama mereka kematian adalah kehormatan. Kalau gua mati ketika gua lagi melayani Tuhan, itu jadi satu kehormatan buat kita,” ungkap Asmirandah.

Diketahui sebelumnya, Jonas Rivanno memberkan pengalaman mengejutkan. Ketika dia dan sang istri mendapatkan ancaman bom.

“Kita pernah datang ke suatu daerah, tiba-tiba dapat ancaman kalau kita sampai bersaksi, tempat untuk KKR-nya itu mau dibom,” kata Jonas.

Jonas mengaku saat sampai di daerah itu, ia dan Asmirandah merasa semangat karena akan melakukan pelayanan. Mereka juga sudah memikirkan kuliner di daerah tersebut. Namun, ternyata tempat KKR mereka mendapat ancaman bom.

“Satu hari sebelum kita tiba, di tempat kita akan KKR memang udah ditemuin satu bom, di bawah panggung,” lanjut Jonas.

Saat pertama kali mendengar kabar tersebut, Jonas mengaku kaget dan takut. Meskipun demikian, dia dan istrinya tepat tak goyah melanjutkan kesaksian mereka.

Sumber : okezone.com

Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama