Mbah Minto, Konten Kreator Bahasa Jawa yang Pernah Ajak Tidak Mudik Meninggal

 Mbah Minto, sosok sepuh yang diajak influencer bernama Ucup Klaten untuk membuat konten-konten edukasi dalam Bahasa Jawa meninggal pada Rabu, 22 Desember 2021 pukul 21.15 dalam usia 85 tahun di RS Islam Klaten. Kabar ini pertama kali disampaikan oleh akun Instagram @klateninfo_official enam jam lalu.

“Kabar duka Mbah Minto tutup usia. Mohon doanya buat beliau ya sedulur. Semoga diterima segala amal baik beliau, diampuni kesalahannya dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Swargi langgeng, Mbah,” tulis admin akun yang kerap menginformasikan peristiwa di Klaten ini pada keterangan unggahannya.

Ada dua yang diunggah. Foto pertama merupakan wajah Mbah Minto dengan senyum jahil seperti yang kita kenal. Foto berikutnya adalah lembaran kabar duka yang ditulis dalam Bahasa Jawa halus.

Dari lembaran duka itu, Mbah Minto meninggalkan empat anak, empat menantu. 15 cucu. dan empat cicit. Jenazah Mbah Minto akan dimakamkan pada Kamis, 23 Desember 2021 pukul 14.00 di Sasonoloyo Wonosegaran, Bugel, Klaten.

Kabar ini langsung menyebar di Instagram dan Twitter. Mereka mengucapkan duka cita dan merasa kehilangan atas berpulangnya tokoh yang mulai dikenal sejak diajak Ucup membuat konten agar tidak mudik saat Covid-19 meledak pertama kali pada lebaran tahun lalu.

Ucup sendiri, yang tampaknya amat terpukul, baru membuat unggahan kabar duka ini empat jam lalu ketika netizen sudah meramaikannya. Ia mengunggah foto wajah Mbah Minto dengan tawa lepasnya. “Sugeng tindak Simbok…Terima kasih untuk semua kebaikan dan ketulusanmu, karya-karyamu akan selalu kami kenang. Tim UK,” tulisnya pada keterangan unggahan itu.

Mbah Minto terakhir dilibatkan membuat konten yang ditayangkan pada 15 Desember 2021. Ia membuat endorse-an bumbu-bumbu dan sambal.

Sehari sebelumnya, Mbah Minto diajak memberikan informasi mengenai pembatalan pemberangkatan haji pada 2021. Sejak konten Ucup Klaten ini terkenal, mereka memang kerap diajak bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk menyampaikan informasi dengan cara jenaka.

“Eh Pak, I lap yu,” kata Mbah Minto setelah mendengar penuturan petugas bernama Pak Yani dari Kementerian Agama. “Waduh,” kata Pak Yani salah tingkah mendengar rayuan Mbah Minto. “Ganteng-ganteng kok enggak bisa Bahasa Inggris, ditanya I love you jawabnya kok waduh,” balas Mbah Minto. Selamat jalan Mbah Minto, terima kasih telah banyak menghibur kami dan memberi informasi dengan cara jenaka dan tanpa menggurui.

Sumber : Tempo.co

Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama