Guru cantik Bercinta hingga Hamil dengan Siswa 14 Tahun, begini kronologis nya


Seorang pengajar wanita pada Inggris dieksekusi penjara lantaran bekerjasama seks menggunakan murid berusia 14 tahun pada area sekolah selama periode beberapa bulan. Guru itu mengeklaim muridnya terangsang pada kelas & menggodanya. Fatinah Hossain (25), asisten guru pada sebuah sekolah pada West Sussex, dieksekusi penjara lebih berdasarkan 5 tahun dalam pekan lalu. Seorang asal yg mengenalnya berkata pada The Sun bahwa Hossain, yg dikenal sang sahabat-temannya menjadi Tina, mendeskripsikan sosok muridnya pada sahabat-temannya menjadi "anak pria remaja yg hormonal & terangsang" yg sudah menggodanya. "Anda bisa membayangkan misalnya apa anak-anak pada sekolah dalam usia itu sebagai akibatnya itu tampak misalnya lelucon," istilah asal tadi mengutip sahabat-sahabat Hossain. "Menjijikkan melihat ke belakang kini mengetahui apa yg beliau lakukan," ujarnya. "Dia mempunyai sifat manipulatif & jua mampu sebagai pemarah, terutama apabila beliau merasa diserang," paparnya. "Dia terkadang terlihat naif secara seksual," imbuh beliau. Teman-sahabat Hossain jua menjulukinya menjadi seorang yg menggunakan cepat sebagai "tergila-gila & obsesif" pada urusan cinta. Hubungan seksual antara pengajar & siswa berlangsung berbulan-bulan, & saat bocah itu ingin mengakhirinya, Hossain menjamin bahwa beliau hamil. Hossain mencoba menghentikan bocah itu memberi memahami polisi menggunakan memberikan uang, & mengancam akan menyakiti beliau & keluarganya. Hossain, yg meraih gelar Magister Kriminologi Global berdasarkan Universitas Roehampton, jua bekerja paruh saat menjadi produsen roti pada pasar swalayan lokal. Di sanalah polisi menangkapnya. Hossain sudah bekerja pada sekolah tadi selama 13 bulan menjadi pengawas studi & pengajar penutup. Tetapi penangkapannya nir menghentikan pelecehan tadi. Hossain memakai media sosial, memakai akun palsu, buat mengancam siswa & anak-anak lain. Setelah mengakui kejahatan seks & memutarbalikkan jalannya keadilan, Hossain dipenjara selama 5 tahun lebih empat bulan pada Pengadilan Brighton Crown minggu lalu. Hakim Jeremy Gold menjuluki kejahatannya menjadi "kampanye pelecehan yg relatif luar biasa". Dia mendeskripsikan pelanggarannya menjadi "tanpa henti, luas & jahat". Detektif Polisi Sussex, Leigh Rankin, misalnya dikutip Express.co.uk, Kamis (28/10/2021), menambahkan: "Ini merupakan kampanye yg berkepanjangan & menyedihkan & kami bahagia bahwa keadilan kini sudah ditegakkan buat bocah itu & beberapa orang lain yg terperangkap pada jaringan kebohongan & manipulasi Hossain." Hossain akan selamanya masuk catatan menjadi Pelanggar Seks Terdaftar. Setelah beliau dibebaskan berdasarkan penjara, beliau akan dikenai Perintah Pencegahan Kerusakan Seksual selama 10 tahun. Perintah Penahanan yg nir terbatas jua melarangnya melakukan hubungan menggunakan anak pria itu, korban awal, & beberapa orang lainnyaa

Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama