Rhoma Irama Sudah Pilih di Mana Dirinya Akan Dikuburkan, Sang Raja Dangdut Menangis Bahas Warisan

 Rhoma Irama memang sudah bekerja keras seumur hidupnya dalam dunia musik dangdut. Dikutip Gridhot dari Grid.ID, bahkan Rhoma Irama sampai dijuluki sebagai sang raja dangdut hingga diakui dunia internasional.

Banyak orang sudah sangat lekat dengan karya-karya Rhoma Irama. Dikutip Gridhot dari Tribun Jatim, jasa Rhoma Irama dalam industri musik Indonesia memang tak main-main.

Belakangan, Rhoma Irama menangis mengingat isi surat wasiat yang dibuatnya. Surat tersebut akan diberikan kepada ahli waris detik-detik sebelum dirinya benar-benar meninggal dunia nanti.

Hal tersebut disampaikan oleh Sang Raja Dangdut sendiri ketika menghadiri hari jadi Soneta. Penyanyi dangdut Rhoma Irama baru saja merayakan hari jadi Soneta ke-48 sebagai The Voice of Moeslim.

Dalam acara perayaan ulang tahun, pria yang dikenal sebagai Raja Dangdut itu menyampaikan beberapa patah kata mengenai Soneta.

Sebelum menyampaikan pidato, Rhoma Irama terlihat meminta tisu terlebih dahulu oleh salah satu panitia. Setelahnya, dia menyampaikan salam pembukaan. Tetapi, suaranya terdengar bergetar.

“Assalamu’alaikum,” kata Rhoma Irama seperti dikutip Kompas.com dari kanal YouTube Cumicumi, Jumat (15/10/2021). Pemilik nama lahir Oma Irama itu menyeka air matanya menggunakan tisu yang sebelumnya ia minta oleh salah satu panitia.

“Makanya saya minta tisu duluan, gue pasti nangis,” kata Rhoma Irama sambil tertawa dan menyeka air matanya. Mantan suami Angel Lelga itu mengungkapkan bagaimana dirinya telah mempersiapkan warisan dan pesan wasiat.

“Bahkan saya sudah pesan sama anak-anak ahli waris, nanti kuburkan saya di sini, di lapangan sini biar melengkapi museum Soneta ini,” ucap Rhoma Irama.

Pelantun “Mirasantika” itu mengungkapkan, Rhoma tinggalkan wasiat untuk keluarga dan rekan-rekannya. Wasiat itu mengenai tempat Rhoma Irama bakal dikebumikan apabila sudah tutup usia.

Dalam kesempatan itu, Rhoma Irama juga mengungkapkan terkait apa sebenarnya warisan yang ia tinggalkan ke ahli waris.

Ternyata, ayah Ridho Rhoma itu mengatakan bahwa ia tidak meninggalkan uang. Bukan uang atau harta, melainkan karya-karya Rhoma Irama.

Dia mengaku tidak meninggalkan apa pun tanpa terkecuali karya yang sudah hadir di dunia musik Tanah Air.

“Saya tidak meninggalkan warisan berupa harta, warisan mereka adalah karya. Karya Rhoma itulah yang nanti akan terus mereka kelola,” tutur Rhoma Irama.

Pria kelahiran Desember 1946 itu berjujar selalu memanjatkan doa kepada Tuhan tentang Soneta. Soneta yang telah dibangun 50 tahun lalu oleh delapan orang, juga akan segera berubah.

Ayah penyanyi dangdut Ridho Rhoma itu mengatakan, Soneta kini sudah berusia 50 tahun. Pada saat itu, hanya terdiri dari delapan orang.

Tujuh dari delapan orang tersebut kini sudah meninggal dunia dan tersisa satu orang, yakni Rhoma Irama.

“Jadi, sisa saya sendiri. Kalau saya juga meninggal dunia, Soneta closed, Soneta selesai, tidak ada lagi Soneta,” kata Rhoma Irama

“Jadi, kalau saya juga meninggal dunia, Soneta close, Soneta selesai, tidak ada lagi Soneta,” kata Rhoma mengulanginya.

Rhoma lalu mengatakan ia tidak bisa meninggalkan apa-apa kepada penggemar selain karya.

“Nanti Insya Allah Soneta ini akan menjadi museum Soneta. Di sini juga Rhoma Irama akan dikebumikan,” kata Rhoma.

“Memang ingin saya jadikan Soneta Record ini sebagai museum Soneta,” kata ayah Ridho Rhoma ini.

Baca Juga
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama