Pilu, Atap Rumah Roboh, Istri Lagi Hamil, Balita Jadi Korban Ayahnya Hanya Kuli Bangunan

 

Seorang balita harus mengalami luka pada bagian kepalanya usai puing bangunan atap rumahnya runtuh. Hal itu terjadi di Jalan Kuningan Barat 1, 012/001, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Dari pantauan VIVA di lokasi rumah yang dihuni oleh pasangan suami istri ini dengan balitanya tampak rusak pada bagian atasnya lantaran usia bangunannya yang sudah cukup lama.

Pemilik rumah, Syarifudin (40 tahun) mengungkapkan kejadian yang menimpa balitanya terjadi pada Minggu malam, 1 Agustus 2021 yang mengakibatkan kepala balitanya luka dari runtuhan puing atap rumahnya.

“Udah ada korban anak saya tuh (tunjuk ayah korban) semalam ketimpa genteng,” kata Syarifudin ketika ditemui dirumahnya, Senin,2 Agustus 2021. “kepalanya luka,” kata dia lagi

Dikatakan Syarifudin, lantaran ekonomi yang membuatnya hingga saat ini masih bertahan dirumahnya dan belum dapat merenovasi.

“ya karena nggak kerja, lagi pula istri lagi hamil 7 bulan anak masih kecil juga,” imbuhnya.

Apabila hujan turun dirinya pun harus mengakalinya agar tidak kebasahan dan tertimpa reruntuhan puing atap rumahnya.

“Digulung dengan banner sayanya menepi yang ada atapnya nanti kalau hujan reda baru digulung lagi banner nya,” terangnya

Dirinya berharap adanya uluran tangan dari pemerintah provinsi DKI Jakarta, maupun orang dermawan lainnya untuk membantu perbaiki rumahnya.

“Ya kan dari baznas DKI itu kan seperti saya liat di akun akun sosial medianya ada bantuan bedah rumah pinginnya si dari pemerintah DKI ada bantuan bedah rumah aja agar masyarakatnya hidup layak dirumahnya sendiri,” jelasnya.

Bapak Sarifudin saat ini bekerja sebagai pekerja bangunan dengan pemasukan yang tidak pasti. Atap rumah beliau rubuh sampai menimbulkan korban luka, yaitu Balita usia 1.5tahun dan ibu hamil. Mari bantu Bapak Sarifudin mewujudkan mimpinya untuk memberikan atap yang layak untuk keluarganya.

Saya tergerak menggalang dana karena saat ini atap tersebut sudah tidak memungkinkan untuk ditinggali oleh keluarga kecil Pak Sarifudin. Selain bocor, masih ada kemungkinan lain untuk atap tersebut rubuh dan kembali memakan korban.

Donasi yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk; Pemasangan atap baja ringan untuk rumah Bapak Sarifudin.

Sumber : diadona.id

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama