Komunikasi Pakai Google Translate, Ini Kisah Unik Pria Bekasi Nikahi Wanita Inggris

 Seorang warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bernama Rihan Valuzi membagikan kisah bahagianya bersama sang istri bernama Annie yang merupakan warga Kota Norfolk, Yaxham Village di Inggris.

Di akun Youtube pribadinya itu, ia menceritakan masa-masa pertemuan hingga proses pendekatannya dengan Annie yang sempat terkendala bahasa. Bahkan di video berjudul “Q&A : Istri Bule Menjawab Pertanyaan dari Comment” itu Rihan mengatakan jika dirinya sempat tak percaya diri untuk mulai berkomunikasi dengan Annie.

Selain itu, ia juga turut menceritakan bagaimana proses melamar sang pujaan hati hingga akhirnya menikah tanpa ‘meminta restu’ dari orang tua Annie sebelumnya. Melansir kanal Youtube Rihan Valuzi, Kamis (23/09) berikut kisah uniknya.

Dalam kesempatan itu, Rihan mengisahkan bagaimana ia dan Annie pertama kali bertemu sekitar tahun 2015 lalu. Pertemuan pertama keduanya terjadi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Saat itu Annie tengah menemani sepupunya kembali ke Indonesia. Annie sendiri merupakan kerabat sepupu Rihan yang saat itu merasa tertarik dengan negara-negara di Asia termasuk Indonesia.

“Kita waktu itu pertama kali ketemu di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Awalnya gua malu banget buat mencoba ngobrol, karena bahasa Inggris gua gak bagus,” sebut Rihan.

“Iya jadi awalnya, sepupunya suamiku tinggal di Inggris, dan dia adalah teman aku dari sekolah. Lima tahun lalu dia mau liburan ke Indonesia dan aku mau ikut, karena aku tertarik dengan negara-negara di Asia. Saat itu aku nginap di rumah keluarga suamiku, dan suamiku ini mengajak aku dan adik ipar berkeliling,” tambah Annie.

Mencoba Berkomunikasi dengan Google Translate
Rihan juga menjawab pertanyaan dari netizen yang menanyakan bagaimana menghadapi kendala komunikasi saat berkenalan dengan sang istri.

Ia pun mengatakan momen perkenalan dan komunikasi keduanya merupakan hal yang unik karena Rihan harus menggunakan bantuan Google Translate. Hal yang sama pun dilakukan Annie saat ingin berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia.

“Kalo versi guna kesulitan komunikasi memang di bahasa, karena untuk dekat dengan seseorang kita harus tahu bahasanya. Dan bahkan dulu, waktu aku belum bisa bahasa Inggris aku ngobrol sama istri pakai Google Translate” cetus Rihan sambil tertawa.

“So aku juga gak bisa bahasa Indonesia, mau komunikasi gimana. Jadi pakai Google Translate aja,” saut Annie sambil mengenang momen tersebut.

Menikah Tanpa Meminta Restu Mertua
Pengalaman tak biasa lainnya juga terjadi saat Rihan mulai ingin serius dengan Annie. Ia tak meminta restu kepada sang mertua untuk menikahi anaknya.

Menurut Rihan, langsung mengajak untuk menikah di negara Inggris merupakan hal biasa. Tidak melakukan prosesi lamaran seperti di Indonesia pun merupakan hal yang lumrah. Bahkan ia menambahkan, meminta restu kepada mertua untuk melamar anaknya adalah sesuatu yang aneh di Inggris.

“Iya, jujur memang waktu itu gua gak minta restu sama orang tua istri (Annie), karena di Inggris gak umum untuk minta restu yang tentunya berbeda dengan di Indonesia. Jadi ya gua cuma minta izin dan nanya ke Annie aja mau nikah sama aku atau nggak. Walaupun gua gak minta restu, tapi mertua gua datang ke pernikahan aku sama Annie ” jelas Rihan

Sumber : merdeka.com

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama