Uki Sebut Musik Pintu Maksiat, Teddy Gusnaidi Tantang Sumbangkan Penghasilan Selama di NOAH untuk Penanganan Covid

 


Uki eks NOAH belakangan ini menjadi sorotan publik usai mengatakan bahwa musik adalah pintu maksiat.

Adapun pernyataan Uki itu diketahui lewat potongan video di kanal YouTube Belajar Sunnah yang diunggah pada 25 Maret 2021 lalu.

Hingga berita ini diturunkan, sebagaimana dilannsir terkini.id dari Djawanews pada Kamis, 29 Juli 2021, video dengan durasi 2 menit 57 detik itu telah ditonton 13.078 pengguna.

Nah, menanggapi hal itu, Teddy Gusnaidi pun turut memberikan responsnya atas peryataan Uki.

Menurutnya, jikalau Uki memang menganggap musik sebagai pintu masuk maksiat, mak beranikah dirinya menyumbangkan harta kekayaan hasil dari kerja kerasnya selama bermusik bersama NOAH?

Melalui media sosial Twitter-nya, Teddy lantas menantang Uki agar buka suara terkait pernyataannya yang kini viral.

“Menunggu statement Uki untuk menghibahkan semua harta kekayaannya dari hasil menjadi pintu maksiat untuk penanganan covid,” tulis Teddy, dikutip terkini.id via Twitter.

Teddy menilai bahwa dengan menghibahkan harta hasil bermusiknya, maka Uki dan keluarga telah membuktikan bahwa mereka telah hidup dari sesuatu yang halal.

“Agar dia, istri dan anaknya makan dengan uang halal, bukan uang haram. Kalau gak, berarti dia kasih makan keluarga dgn uang haram,” tandas Teddy Gusnaidi.

Dalam potongan video di YouTube, awalnya Uki menjelaskan terkait perjalanan ke akhirat di mana menurutnya, akan banyak orang yang menyesal di akhir hayatnya karena baru ingin dekat dengan Allah.

Nah, mumpung masih muda, kata Uki, dirinya pun mengajak semua orang untuk menjalankan banyak amalan yang tidak mungkin dilakukan saat usia beranjak tua.

“Bagi saya saya enggak bisa membanggakan di Allah dulu saya bisa menciptakan banyak fans, banyak lagu. Pada akhir itu enggak bisa meningkatkan derajat saya. Terus saya dengan uang ini saya bisa sedekah, tapi banyak melakukan hal yang haram enggak bisa,” tutur Uki dalam video viral.

“Mungkin kalian nggak menyadari, oh mungkin hanya ngedengerin musik saja. Kalau sejuta orang berpikir seperti itu, otomatis mansor akan masuk, orang penjual khamar juga akan masuk,” sambungnya.

“Tapi musisi yang akan dikedepankan menjadi pintu pembuka maksiat itu sendiri,” tandas Uki.

Baginya, musisi dan musik menjadi pintu pembuka untuk tindakan maksiat sehingga ia mengingatkan para musisi agar menolak menjadi pintu masuk maksiat untuk orang lain.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama