Supir Mbah Moen Ungkap Karomah Sang Kyai yang Bisa Melipat Waktu, Perjalanan 7-9 Jam Ditempuh Hanya 2-5 Jam


Supir Mbah Moen ungkap karomah sang kyai yang bisa melipat waktu, perjalanan seharusnya ditempuh 7-9 jam menjadi 2-5 jam saja.


Karomah merupakan hal atau kejadian yang luar biasa di luar akal dan kemampuan manusia biasa yang terjadi pada diri seseorang yang berpangkat Wali.



Dalam salah satu kisah pernah dituturkan oleh supir Mbah Moen yang mengatakan karomah sang kyai yang bisa melipat waktu.


Suatu hari supir Mbah Moen pernah mengantarkan sang kyai untuk ziarah ke makam Imam Syadzili.



Perjalanan yang seharusnya menghabiskan waktu 7-9 jam namun mampu ditempuh 2-5 jam saja berkat karomah dari Mbah Moen.


Dilihat mantrasukabumi.com dari video yang diunggah di kanal YouTube Hidayah Ilahi Official pada Sabtu 25 April 2020, berikut karomah Mbah Moen selengkapnya.



5 karomah luar biasa Mbah Moen yang belum diketahui orang adalah sebagai berikut:



1. Mobil Mbah Moen Berjalan Tanpa Bahan Bakar




Dahulu Mbah Moen sering sekali pulang pergi ke daerah Pasuruan, akan tetapi mobil yang ditumpangi Mbah Moen sering kali rusak.



Jadi ketika perjalanan jauh, maka mobil yang ditumpangi Mbah Moen ditengah perjalanan harus service.



Akan tetapi hal aneh terjadi, ketika Mbah Moen pulang dari Pasuruan, ditengah perjalanan supir Mbah Moen berhenti disebuah bengkel untuk mengecek mobilnya.



Ketika mobil Mbah Moen di cek, tukang bengkel terheran-heran karena saluran bensin mobil Mbah Moen tidak terpasang.



Akan tetapi mobil yang ditumpangi Mbah Moen bisa berjalan, kejadian ini terjadi tidak terlepas dari karomah Mbah Moen sendiri.


2. Mbah Meon Bisa Menghentikan Hujan Lebat


Kejadian itu terjadi ketika Mbah Moen berceramah di Kudus, namun tiba-tiba hujan deras turun hingga membuat jemaah dan panitia panik karena hujan mengenai tubuh Mbah Moen.



Namun seketika itu Mbah Moen pun berdoa kepada Allah agar hujan segera berhenti.

Tak lama kemudian, tiba-tiba hujan deras pun berhenti dan cuaca kembali cerah.



3. Mbah Moen Bertemu dengan Nabi Khidir A.S



Kejadian itu terjadi ketika Mbah Moen menjadi santri di Pondok Lirboyo, Kediri Jawa Timur.
Namun sekitar jam 11 siang Mbah Moen merasa ada yang memanggilnya di kuburan dekat Pondok. Ternyata di dekat kuburan tersebut ada Nabi Khidir a.s, pakaiannya seperti petani.


Nabi Khidir a.s pun langsung mendoakan Mbah Moen lama sekali hingga akhirnya Nabi Khidir a.s menghilang meninggalkan Mbah Meon.




4. Mampu Melipat Waktu

Saat Kyai Fadlolan masih kuliah di Universitas Al-Ahzar Kairo Mesir. Kyai Fadlolan diminta oleh Mbah Moen untuk mengantarkan ziarah ke makam Imam Syadzili.

Akan tetapi saat itu Kyai Fadlolan agak kebingungan karena waktu yang dimiliki Mbah Moen sangatlah minim atau terbatas, padahal perjalanan untuk menuju ke makam tersebut sangatlah jauh, bahkan harus menginap.

Dengan keyakinan dan ketakdziman kepada beliau Kyai Fadlolan tetap mengiyakan permintaan beliau. Kyai Fadlolan menyewa mobil dan sopir untuk mengantarkan Mbah Moen dan istrinya

Singkat cerita perjalanan darat yang jaraknya sejauh 400 km dengan medan jalan yang sulit dan biasanya dapat ditempuh selama 7-9 jam namun mampu ditempuh hanya dengan waktu 2,5 jam saja.
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama