Sering Tak Laku, Kisah Nenek Penjual Baskom Ini Sungguh Pilu

 

Nenek Masniah. Saban hari ia berjalan lebih dari 7 Km berdagang menjajakan gayung dan baskom.

Perjuangannya ini sering tak sesuai dengan hasilnya. Baskom dan gayung yang ia jajakan sering tak laku.

Kisah nenek Masniah, diunggah oleh akun @rumahyatim di Instagram. nasib sedih juga baru menimpa Nenek Masniah. Suaminya harus pergi selama-lamanya. Kini, Nenek Masniah tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai buruh cat.

"Kalau bertemu Nenek tolong larisin ya, biasanya Nenek jualan di sekitar Panakukang, Makassar," tulis @rumahyatim di narasi unggahannya.

Perjuangan Nenek Masniah sering tak sesuai dengan hasilnya. Baskom dan gayung yang ia jajakan sering tak laku

Dalam video itu, diperlihatkan nenek Masniah berkeliing menjual baskom dan gayungnya. ia melatakkan baskom di kepalanya. Ia juga mengenakan tongkat untuk membantunya berjalan.

Dijelaskan @rumahyatim, sehari-hari nenek Masniah biasa berangkat pada pukul 7 pagi. Kadang-kadang ia harus pulang sampai jam 5 sore saking sepinya.

Tak jarang, ia harus berkeliling hingga 7 km hanya untuk menjajajkan dagangannya itu.

“ Kalo ga kerja, mau makan dari mana Nak” kata nenek Masniah dikutip oleh pembuat video.

Unggahan ini telah menarik perhatian 4500 lebih warganet. Mereka mengemukakan simpati dan empati terhadap perjuangan Nenek Masniah.

"Sering ketemu nenek ini depan Nipah Mall Makassar, sehat Selalu Nek. Pernah ngobrol dengan beliau barangnya kadang ga ada yang laku. Yok yang dimakassar dibantu yah neneknya setidaknya barangnya dibeli walaupun ga terlalu dipakai tapi berkatnya yg akan melimpah buat kalian yang membantu," kata @naldes_st.

"Sedihny," komentar @nisa_9924 ringkas sembari sematkan emotikon menangis.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama