Geram Terhadap Pembenci Jokowi, Megawati Ucapkan Kata - Kata Menantang

  Gusar terhadap pembenci Jokowi, Megawati: coba datang berhadapan, jantan kamu! Terkait masifnya antipati terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap sudah keterlaluan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri angkat suara.


Presiden kelima RI itu juga mengatakan, kritik yang dilontarakan terhadap Jokowi sudah destruktif dan tanpa etika terhadap seorang presiden selaku Kepala Negara.

Hal ini disampaikan Megawati saat memberikan sambutan peletakan batu pertama pembangunan perlindungan kawasan suci Pura Besakih, 

Acara dihadiri secara offline antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur, dan Wakil Gubernur Bali.

Mengawali sambutannya, seperti dilansir dari JPNNcom, Kamis 19 Agustus 2021, Megawati menyinggung usia RI yang kemarin memperingati HUT ke-76 masih muda dibanding sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Rusia, atau China.

Ia juga meminta semua pihak untuk membangun Indonesia dengan spirit ‘Bangunlah Jiwanya dan Bangunlah Badannya’.

“Tidak sembarangan, lho, bikin Indonesia Raya itu. Luar biasa,” ungkap Megawati saat ingin menekan tombol peresmian.

Kendati demikian, Megawati menunda menekan tombol itu dan menyampaikan keprihatinannya atas fenomena bully terhadap Presiden Jokowi.

“Coba lihat Pak Jokowi. Saya suka nangis, lho. Beliau itu sampai kurus. Kurus kenapa? Mikir kita, mikir rakyat. Masak masih ada yang mengatakan Jokowi kodoklah. Orang itu benar-benar tidak punya moral, pengecut, saya bilang. Saya di-bully juga enggak takut, kok. Coba datang berhadapan, jantan kamu,” tegas Megawati.

Menurutnya, warga Indonesia harusnya memiliki etika moral.

“Jangan sembarangan,” pesan Megawati.

Untuk itu, ia mengharapkan kritik dibangun secara konstruktif dan solutif.

“Saya hanya ingin orang itu datang baik-baik bertemu Pak Jokowi. Kegagalannya di mana dan konsep dari orang itu, supaya tidak gagal seperti apa,” imbau Megawati.

Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila itu meminta semua pihak bersatu padu dalam  menghadapi pandemi Covid-19. Dibutuhkan semangat gotong royong di masa sulit seperti ini.

“Saya katakan ke Pak jokowi. Bapak yang tegar saja. Kami di belakang Bapak karena ini adalah cobaan bukan hanya di Indonesia, tetapi seluruh dunia. Coba dilihat di televisi, negara superpower Amerika pun mengalami. Saya sangat sedih kalau banyak orang yang sepertinya menjelekkan Pak Jokowi. Pak Jokowi gagal. Pemerintah kita gagal,” kata Megawati.

Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang ikut mendampingi Megawati dalam acara tersebut menegaskan, kebijakan partainya terhadap Pemerintahan Presiden Jokowi sangat jelas.

“Dukungan partai semakin kokoh,” kata Hasto.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama