Viral Bocah Jualan Keripik Pisang Sambil Dorong Ibu di Kursi Roda, Kisahnya Pilu


Sebuah video menampilkan kisah seorang bocah yang berjualan dengan mendorong ibunya yang berada di kursi roda.

Video tersebut dibagikan oleh akun Tiktok @bayikalila_ikatancinta.

Dia terlihat berkeliling sambil mendorong ibunya di kursi roda. Bocah itu berjualan keripik pisang dengan berkeliling sambil membawa sang ibu.

Sang ibu tampak duduk di kursi roda sembari memangku dagangan keripik pisang yang dijual.

Jalan Kaki dan Dorong Ibu

Dalam video tersebut, bocah tersebut tampak memakai jaket, topi dan masker.

Sementara, sang ibu terlihat duduk di kursi roda sambil membawa dagangannya.

Dia membantu sang ibunya berjualan dan rela mendorong sang ibu yang berada di kursi roda.

Tak hanya itu, bocah tersebut juga harus berjalan kaki untuk berkeliling menawarkan dagangannya.

"Anak kecil jualan keripik pisang bersama ibunya yang tidak sempura berjalan kaki dengan mendorong kursi roda yang cukup berat," tulis akun tersebut.

Bocah jualan sambil dorong ibu di kursi roda. (Tiktok/@bayikalila_ikatancinta)
Bocah jualan sambil dorong ibu di kursi roda. (Tiktok/@bayikalila_ikatancinta)

Dalam video tersebut, bocah itu terlihat cekatan saat melayani pembeli.

Sang ibu yang duduk di kursi roda juga membawakan toples yang berisi keripik pisang.

Bocah tersebut tampak memasukan keripik pisang ke dalam plastik hitam.

Komentar Warganet

Kisah bocah tersebut pun menuai reaksi dan respon dari warganet.

Warganet bahkan ingin membantu bocah tersebut dengan cara menggalang dana atau berdonasi.

Mereka mengaku takjub dengan aksi bocah tersebut yang membantu sang ibu untuk berjualan.

Selain itu, ada juga yang merasa kisah bocah tersebut menjadi tamparan bagi sebagian warganet.

"Nggak tahu lagi, aku harus ngomong apa yang jelas aku sedih, malu, tertampar ya Allah," balas warganet.

"Terharu banget, kok hati gue sakit, semoga kamu jadi orang sukses ya dek," timpal warganet.

"Ini nih suatu saat jadi orang sukses," komentar warganet.

"Gue ngerasas gagal banget jadi anak laki-laki," kata warganet lainnya.

"Aku kurang bersyukur," ujar warganet lain.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama