Pria Coba Rampas Tabung Oksigen di Puskesmas Sambil Teriak Histeris: Bapak Saya dalam Bahaya, Tolong Pak

 Percobaan perampasan tabung oksigen kembali terjadi di puskesmas di Bandar Lampung. Percobaan perampasan itu terjadi di Puskesmas Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, pada Rabu (7/7/2021) sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam video amatir yang diterima Kompas.com, keributan dan adu mulut itu terjadi di halaman parkir puskesmas, di depan ruang unit gawat darurat.

Pada video berdurasi 2,09 menit itu, diduga warga yang ingin merampas tabung oksigen adalah satu keluarga dengan membawa mobil dan tabung kosong ukuran besar. Dalam tayangan video itu, terdengar dan terlihat seorang pria mengenakan sarung seperti memaksa agar pihak puskesmas mengizinkan mereka meminjam tabung oksigen milik puskesmas.

Histeris saat dilerai polisi
“Ini bapak saya dalam bahaya, saya minta tolong, Pak,” kata pria tersebut. Sementara tabung oksigen kosong yang diduga milik warga tersebut sudah diturunkan dari mobil warna merah. Pada video itu juga terdengar satu orang anggota kepolisian dari Polsek Teluk Betung Timur mencoba melerai dan menjelaskan bahwa tidak diperbolehkan mengambil tabung oksigen milik puskesmas.

“Tangkap aja saya, Pak, tangkap!” kata pria bersarung itu histeris. Kapolsek Teluk Betung Timur Komisaris Faisolsyah membenarkan terjadinya peristiwa percobaan perampasan itu. “Iya benar, tadi malam kejadiannya.

Modusnya sama seperti yang terjadi di (puskesmas) Kedaton. Mau diambil paksa,” kata Faisolsyah ditemui di mapolsek setempat, Rabu. Menurut Faisolsyah, upaya perampasan itu berhasil dihalangi oleh salah satu anggotanya.

Mapolsek Teluk Betung Timur berada tepat di samping Puskesmas Sukamaju, sehingga keributan saat tenaga kesehatan puskes melarang oknum warga itu terdengar oleh anggota yang sedang piket. Faisolsyah mengaku tidak mengetahui siapa oknum warga tersebut lantaran tidak ditahan.

“Langsung saja ke Kepala Puskesmas Sukamaju ya informasi lengkapnya,” kata Faisolsyah. Sementara itu, hingga berita ini dibuat, Kepala Puskesmas Sukamaju dr Yan belum merespons konfirmasi terkait peristiwa itu.

sumber : kompas.com

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama