Perjuangan Suami Istri Merintis Hidup, Setelah Sukses Hal Tak Diinginkan Terjadi


 Memperjuangkan hidup bersama belahan jiwa merupakan hal terindah yang dialami setiap pasangan suami istri. Tak mudah, ada saja rintangan yang harus dihadapi bersama. Cerita sepasang suami istri ini menjadi bukti kekuatan cinta yang tulus mampu mengalahkan segalanya. Berjuang mencari penghidupan bersama hingga memiliki dua rumah terpaksa harus berhenti. Ada kejadian tak terduga yang dialami keduanya. Seperti apa? Berikut ulasan selengkapnya.

Naik Pelaminan
Sebuah video pendek yang dibagikan akun Instagram @dunia_kaumhawa beberapa waktu lalu langsung menyita perhatian publik. Video singkat itu diawali dengan sebuah foto seorang pria dan wanita dengan mengenakan busana pengantin. “Oktober 2014 menikah,” tulisnya. Satu tahun berselang. Keduanya lantas dikaruniai buah hati pada tahun 2015. “2015 Kak Arsy lahir,” tambahnya.

Sering Ditinggal Berlayar
Namun, hal itu tak mudah. Sang istri harus memendam rindu cukup lama lantaran sang suami harus pergi berlayar pada tahun 2016, 2017 hingga 2018. Saat sang suami cuti, buah hati kedua mereka pun lahir. “2017-2018 balik berlayar lagi,” jelasnya. “Kakak Kenzie lahir,” sambungnya.

Bangun Rumah
Perjuangan keduanya membuahkan hasil. Sebuah rumah sederhana berhasil berdiri dari hasil jerih payah keduanya selama ini. “2018 punya rumah pertama,” terangnya.

Hal itu tak menyurutkan tekad sang istri untuk berwirausaha. Bahkan, sang suami turut membantu, mengambil jatah cuti hingga memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus membantu usaha istri. Hasilnya, keduanya kembali membangun rumah kedua. “Juli 2020, (suami) memutuskan untuk bekerja. Fokus usaha bareng,” paparnya.

Suami Meninggal
Perjuangan keduanya yang baru saja dimulai itu terpaksa harus berhenti. Pada 3 Juli 2021, sang suami meninggal dunia, meninggalkan sang istri, ketiga anaknya, serta perjuangan inspiratif bersama sang belahan jiwa.

“3 Juli 2021, Allah lebih sayang kamu,” pungkasnya.

Sumber : merdeka.com

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama