Wanita Beli Ayam Goreng di Restoran Cepat Saji, saat Dibuka Ternyata Bukan Ayam tapi Benda Ini

Perez menampilkan Chickenjoy yang dibelinya, yang tampak seperti ayam goreng pada umumnya dari luar. (@Aliquemarie/Newsplash/Metro UK)  Seorang wanita di Filipina merasa ditipu oleh restoran cepat saji.

Ia membeli ayam goreng di sebuah restoran cepat saji di daerahnya.

Namun, saat membuka makanan yang dibelinya, dia terkejut mengetahui bahwa yang hampir dimakan bukanlah ayam goreng, tetapi sebuah benda.

Dilansir Metro, hal tersebut dialami oleh Alique Perez.

Perez membeli makanan restoran cepat saji bernama Jollibee di Metro Manila, Filipina.

Ia membelinya dengan jasa pesan antar.

Menu yang dipilihnya adalah Chickenjoy, menu berupa ayam goreng.

Setelah makanan pesanannya tiba, Perez membuka makanan yang dibelinya.

Ayam Goreng Palsu

Dari luar, Chickenjoy tampak seperti ayam goreng pada umumnya.

'Ayam' tersebut dibalut oleh kulit krispi berwarna kecoklatan, dan digoreng dengan bentuk seperti ayam goreng pada umumnya.

© @Aliquemarie/Newsplash/Metro UK Perez menampilkan Chickenjoy yang dibelinya, yang tampak seperti ayam goreng pada umumnya dari luar. (@Aliquemarie/Newsplash/Metro UK)

Dia pun mencoba memotong ayam untuk putranya.

Namun, Perez merasa sulit untuk memotongnya.

Ia kemudian memeriksa dengan baik 'ayam goreng' tersebut dengan sendok.

Hingga akhirnya, Perez terkejut saat menemukan bahwa yang dibelinya bukanlah ayam goreng yang sebenarnya.

Saat mengutak-atik bagian dalam, Chickenjoy yang dibelinya adalah sebuah handuk yang dilipat menyerupai ayam.

Dalam video yang diunggahnya di Facebook, tampak handuk tangan berwarna biru di bagian dalam, yang dibalut oleh warna cokelat, seolah itu adalah kulit ayam.

Ternyata, Chickenjoy yang dibeli bukanlah ayam goreng yang sebenarnya, tetapi handuk tangan. (@Aliquemarie/Newsplash/Metro UK)© Disediakan oleh tribunnews.com Ternyata, Chickenjoy yang dibeli bukanlah ayam goreng yang sebenarnya, tetapi handuk tangan. (@Aliquemarie/Newsplash/Metro UK)

Perez sontak merasa jijik setelah mengetahui apa yang ditemukannya.

"Pengalaman terburuk yang pernah dimiliki," kata Perez dalam video.

"Ini bukan ayam, ini handuk," imbuhnya.

Dalam video tersebut, Perez juga tampak mengulur handuk untuk mencoba memutusnya.

Namun, handuk itu mengulur tanpa bisa putus.

Handuk yang 'menyamar' sebagai ayam goreng itu mengulur tanpa bisa putus. (@Aliquemarie/Newsplash/Metro UK)© Disediakan oleh tribunnews.com Handuk yang 'menyamar' sebagai ayam goreng itu mengulur tanpa bisa putus. (@Aliquemarie/Newsplash/Metro UK)

"Ini benar-benar mengganggu...Bagaimana Anda bisa memasukkan handuk ke dalam adonan dan bahkan menggorengnya?" tulis Perez di Facebook.

"Saya benar-benar berpikir bahwa unggahan yang mengeluh tentang hal-hal aneh dalam pesanan mereka (pelanggan) hanya dibuat-buat, sekarang saya tahu itu benar-benar terjadi! Begitu menjijikkan dan memalukan," kata Perez.

Perez juga mengatakan, dirinya tak bisa membayangkan berapa banyak Chickenjoy palsu yang telah dibuat restoran cepat saji tersebut.

Tanggapan Jollibee

Video yang diunggah Perez telah ditonton lebih dari 2,4 juta kali.

Meskipun videonya kini telah dihapus, tetapi unggahan tersebut telah viral.

Restoran cepat saji yang bersangkutan, Jollibee, telah mengetahui video yang diunggah Perez.

Cabang Jollibee tersebut akhirnya ditutup sementara.

Jollibee ditutup pada hari yang sama ketika Perez mengunggah videonya di Facebook.

Jollibee ditutup sementara selama tiga hari.

Jollibee Foods Corp mengatakan, berdasarkan penyelidikan internal, cabangnya di Metro Manila telah melakukan penyimpangan dari standar prosedur persiapan makanan.

Perwakilan perusahaan mengatakan, pihaknya akan secara menyeluruh meninjau kepatuhan cabang terhadap prosedur.

Jollibee Foods Corp juga akan melatih kembali pekerja untuk memastikan insiden seperti itu tidak terulang kembali.

Hingga kini, tidak dijelaskan bagaimana penggantian ayam dengan handuk itu terjadi.

Tidak diketahui pula apakah Perez diberi kompensasi atas insiden tersebut.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama