Pasangan Ini Kepergok Mesum di Masjid, Ceweknya dengan Polos Bilang ‘Cuma Pelukan’

 Sejumlah warga bersama pengurus masjid dibuat terkejut. Usai menggelar acara mereka melihat dua sejoli memadu kasih di dalam kamar mandi. Pasangan tersebut diduga berbuat mesum. Merasa ada kecurigaan dan tak ingin main hakim sendiri, mereka segera melapor ke Tim Jaguar Polresta Depok. Begitu polosnya, kedua remaja mengaku baru pelukan dan sudah menikah. Berikut ulasannya.

Kala itu Tim Jaguar Polresta Depok tengah melakukan patroli minuman keras. Tak disangka mendadak menerima laporan dari warga untuk segera datang ke masjid. “Tiba-tiba ada laporan di suatu masjid diduga ada sejoli memadu kasih. Kita ke jembatan Serong, ada laporan mesum. Segera kami melucur ke masjid tersebut,” kata Iptu Winam seperti dikutip dari kanal YouTube 86 & Custom Protection NET.

Ternyata pemuda-pemudi yang diduga berbuat mesum tersebut telah digiring ke kantor polisi terdekat. Keingintahuan Tim Jaguar membuat mereka segera menyusul ke Polsek Pancoran Mas. “Namun sesampainya di masjid tersebut sudah sepi. Ternyata kedua sejoli tersebut sudah dibawa ke Polsek Pancoran Mas (Depok). Rasa ingin tahu kami, kenapa mereka melakukan tindak asusila di sebuah masjid,” imbuhnya.

Ketahuan Masuk Kamar Mandi Berdua

Seorang pemuda setempat melihat ada dua sejoli masuk ke kamar mandi masjid. Merasa curiga, ia segera menutup pintu ruangan arah ke kamar mandi dan segera melapor.

“Jadi mereka (pasangan mesum) masuk kamar mandi berdua, kelihatan dari kaca. Terus ada laporan, ya kita habis acara pulangin karpet ke situ. Penasaran ini, ternyata benar langsung kita tutup (pintunya). Maksudnya tutup biar ada saksi lagi. Kan kita enggak mau sendirian,” ungkap seorang saksi.

Pengakuan Pelaku Mesum di Masjid

Waktu telah menunjukkan dini hari. Begitu santainya pelaku menceritakan kejadian saat dirinya diajak jalan kaki oleh kekasihnya. Tiba-tiba berhenti di sebuah masjid. “Pertama itu kita lagi nyari makanan. Langsung kata saya, mau kemana. ‘Ya sudah jalan-jalan saja yuk cari angin, takutnya ditanyakan orang’. Pas jalan, dia ngajak ke masjid,” ujar si wanita.

Saat si wanita menolak masuk kamar mandi bersama, pasangannya malah berdalih harus bareng supaya tidak diamuk warga. “Kata saya gini, mau ngapain di masjid? Takut diamuk massa gitu. Mendingan saya tunggu di depan. Kata dia, enggak usah, mending ikut masuk saja, takut diamuk massa, nanti kan curiga,” imbuhnya.

Ternyata tindak asusila yang dilancarkan dua sejoli tersebut sudah sejak lama. “Sekarang saya tanya, ke masjid itu memang ada niat tidak? Jujur saja,” ucap Iptu Winam.

“Tadinya si cowok ada (tindak mesum). Belum (terjadi). Kalau yang pertama itu sudah, pas SMA sudah. Yang tadi cuma pelukan, sama mainin **** doang. Belum sampai dibuka (bajunya),” jawabnya, yang sontak membuat orang sekeliling tertawa. Lantaran si wanita tampak polos.

Seakan Tak Berdosa

Wanita muda ini tampak menceritakan begitu lancar. Seakan peristiwa tadi bukan hal tabu dan wajar. Hal itu sontak membuat Iptu Winam heran.

“Saat kami tanyakan kepada dua sejoli tersebut, bahwa perbuatan tersebut dilakukan seakan-akan tidak berdosa. Mereka menjawabnya dengan lancar,” tutur ketua Tim Jaguar.

“Tadi ketemu sama ini tadi saksi-saksi, iya marah-marah,” cerita si wanita.

“Iya soalnya enggak ada tempat gitu, enggak ada kontrakan. Saya sudah nikah siri sama dia,” tukas sang pria.

Mengherankannya lagi, sejoli ini sama-sama mengaku sudah menikah. Sementara kedua belah pihak orangtua juga sudah tahu.

“Iya orangtua kita sudah tahu, gara-gara masalah kita ketemu lagi. Saya minta nikah. Tapi saya nikahnya pakai ustaz doang,” papar si wanita.

Tentu saja para aparat tak bisa menelan begitu saja. Kedua pemuda tersebut diberi pengarahan dan dijelaskan bahwa tindakan asusila itu tidak diperbolehkan.

“Itu mah abal-abal. Tunjukkan pacaran yang sehat, berkunjung, ngobrol sama orangtuanya. Tunjukkan bahwa masnya benar-benar punya niat jadikan dia istri, dihalalin. Kamu bawa jam segini enggak pulang-pulang. Enggak sepantasnya Anda berbuat seperti itu,” kata Iptu Winam.

Kala itu warga yang melihat sempat berprasangka baik. Ada pemuda yang hendak salat malam. Ternyata malah melakukan hal tidak senonoh.

“Saya kira mau ada yang salat malam. Ternyata enggak ada. Kalau kondisi di dalam seperti apa, saya kurang tahu. Cuma tahu ada laki-laki dan perempuan di dalam. Saya panggil warga tidak mau ambil hakim sendiri,” ungkap seorang warga.

“Saya terkejut dan prihatin, kedua sejoli ini melakukan di sebuah masjid. Dia sudah menodai kesucian tempat ibadah,” pungkas Iptu Winam.

sumber : merdeka.com

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama