Penampakan Oumuamua, Objek Misterius yang Dekat dengan Bumi

 


Akhir-akhir ini, para peneliti menggegerkan dunia astronomi dengan ditemukannya sebuah benda misterius yang mirip sekali dengan bentuk "biskuit" dengan menamainya Oumuamua. Objek misterius tersebut diketahui memiliki ukuran tinggi sekitar 45 meter dan ditemukan oleh seorang astronom yang berasal dari Arizona State University. Seperti apa tampilannya dan bagaimana asal usul dari benda misterius ini?

1. Para ilmuwan berpendapat bahwa potongan tersebut berasal dari pecahan sebuah tabrakan yang terjadi sekitar 500 juta tahun lalu

Penampakan Oumuamua, Objek Misterius yang Dekat dengan BumiBenda misterius yang diduga mirip dengan Pluto. (Twitter.com/fcain)

Dilansir dari The Guardian, astronom dari Arizona State University melaporkan adanya objek aneh dengan ukuran setinggi 45 meter dan tampaknya terbuat dari nitrogen beku, seperti permukaan Pluto dan bulan terbesar di Neptunus, Triton. Para ilmuwan sekaligus penulis studi tersebut, Alan Jackson dan Steven Desch, berpendapat bahwa sebuah tabrakan menghantam sebagian besar planet yang tertutup nitrogen sedingin es sekitar 500 juta tahun yang lalu dan mengirimkan potongan tersebut keluar dari sistem bintang sendiri menuju sistem bintang yang ada di Bumi.

Sisa warna kemerahan diyakini sebagai bagian dari diri aslinya di mana lapisan luarnya diuapkan oleh radiasi kosmik dan matahari. Menamai objek tersebut dengan nama Oumuamua, yang menggunakan bahasa Hawaii yang artinya pramuka, bermaksud untuk menghormati observatorium di Hawaii yang menemukannya pada tahun 2017 lalu. Hanya terlihat sebagai titik cahaya jutaan mil jauhnya, itu bisa dipastikan berasal dari luar tata surya yang ada di Bumi karena kecepatan dan jalurnya menunjukkan itu tidak mengorbit matahari atau apapun.

2. Ada yang menilai Oumuamua adalah teknologi alien

Penampakan Oumuamua, Objek Misterius yang Dekat dengan BumiBenda misterius yang diduga mirip dengan Pluto. (Twitter.com/SkyandTelescope)
Lanjutkan membaca artikel di bawah

Meskipun sifat mirip Oumuamua dapat dengan cepat dikenali, ketidakmampuan untuk segera menjelaskannya dengan rinci menyebabkan spekulasi bahwa itu merupakan bagian dari teknologi alien, seperti dalam buku yang belum lama ini diterbitkan berjudul "Extraterrestrial: The First Signs of Intelligent Life Beyond Earth" oleh Avi Loeb dari Harvard University. Hal ini telah memicu perdebatan publik mengenai metode ilmiah dan tanggung jawab para ilmuwan untuk tidak mengambil kesimpulan yang tidak beralasan.

Dengan adanya Oumuamua telah memberi para ilmuwan kesempatan khusus untuk melihat sistem ekstrasurya dengan cara yang belum pernah mereka alkukan sebelumnya. Karena semakin banyak objek seperti Oumuamua yang ditemukan dan dipelajari, para ilmuwan dapat terus memperluas pemahaman tentang seperti apa sistem planet lain dan cara mereka mirip, atau berbeda dari tata surya yang selama ini kita pelajari. 

3. Saat Oumuamua berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi, ukuran Oumuamua memiliki lebar 6 kali lebih besar dari ketebalannya

Penampakan Oumuamua, Objek Misterius yang Dekat dengan BumiBenda misterius yang diduga mirip dengan Pluto. (Twitter.com/MartinHajovsky)

Ketika Oumuamua berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi, tampaknya Oumuamua memiliki ukuran lebar 6 kali lebih besar dari ketebalannya. Menurut Desch, ini menyerupai pecahan biskuit atau wafer. Saat ini, sudah lama hilang dan telah berada di luar orbit Uranus, yang mencapai lebih dari 3,2 miliar km jauhnya serta terlalu kecil untuk dilihat, bahkan oleh Hubble Space Telescope.

Akibatnya, para ilmuwan perlu mengandalkan pengamatan asli dan harapannya bisa menyempurnakan analisis mereka. Desch menambahkan pada saat objek mulai meninggalkan tata surya sekitar tahun 2040 dengan rasio lebar ketebalan akan turun menjadi 10 berbanding 1. Ia juga mengatakan kemungkinan Oumuamua memiliki bentuk yang konsisten seperti biskuit cookie ketika saat melihatnya, tetapi akan menjadi lebih datar seperti kue pancake.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama