Kades dan Komplotannya Curi Rel Kereta Api Tengah Malam di Bogor

 


Seorang kepala desa di Kabupaten Bogor menjadi tersangka pencurian rel kereta api di Stasiun Cigombong dan Stasiun Cicurug Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kasus tersebut saat ini sudah memasuki tahap pemberkasan P19 di Pengadilan Negeri Cibinong.

1. Tersangka melakukan aksinya tengah malam dengan memotong rel kereta

Kades dan Komplotannya Curi Rel Kereta Api Tengah Malam di BogorANTARA FOTO/Risky Andrianto

Kejadian bermula pada Selasa, 19 Maret 2021. Tersangka AS, K, RI, S, dan MR melakukan pertemuan dan membicarakan rencana pencurian rel kereta api Km 20 + 600 antara Stasiun Cigombong dan Stasiun Cicurug di Kampung Cigombong, Kabupaten Bogor.

Dari hasil pertemuan tersebut para tersangka melaksanakan aksinya pada Kamis tengah malam, 21 Maret 2021. Apes, aksi tersebut dipergoki oleh petugas PT KAI.

Dalam aksinya, setiap tersangka memiliki peran masing-masing. Tersangka RI membuat rencana pencurian rel, sedangkan tersangka AS, K, S, dan MR mencuri rel dengan modus memotong rel kereta api menjadi beberapa bagian kemudian mengangkut besi rel tersebut untuk dijual ke tukang besi bekas.

2. Para pelaku terancam hukuman 6 tahun penjara


Kades dan Komplotannya Curi Rel Kereta Api Tengah Malam di BogorIlustrasi Penjara (IDN Times/Mardya Shakti)

Hingga saat ini Satreskrim Polres Bogor masih menyidik para tersangka, dan kasus ini telah memasuki tahap pemberkasan hingga tahap P19.

"Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara," ungkap Kapolres Bogor AKBP Harun.

3. Pihak kecamatan tidak mengetahui peristiwa ini

Kades dan Komplotannya Curi Rel Kereta Api Tengah Malam di Bogor

Berita tentang penangkapan Kepala Desa Watesjaya IR, yang dilakukan oleh jajaran Reskrim Polres Bogor nyatanya tidak diketahui oleh Kecamatan Cigombong.

Sekretaris Camat Cigombong Asep Achdiat mengaku, baru mengetahui kabar penangkapan Kades Watesjaya pada sore hari.

"Saya juga baru dengar tadi. Belum saya cek kebenarannya dan ada apanya," kata Asep saat dihubungi, Minggu 21 Maret 2021. 

Ia pun mengaku tidak mendapatkan informasi apapun dari pihak kepolisian atas penangkapan tersebut. "Tidak tahu," ujarnya.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama