Irene Sukandar Menang Telak atas Dewa Kipas

 


Dadang pun akhirnya menyerah karena mendapat serangan bertubi-tubi sebelum benar-benar menerima skakmat.

Di babak kedua, Dadang mencoba untuk melakukan inisiatif menyerang dengan mencoba lebih banyak memainkan kuda. Namun, Irene juga melakukan serangan lewat kuda.

Di babak kedua, Dadang mencoba untuk melakukan inisiatif menyerang dengan mencoba lebih banyak memainkan kuda. Namun, Irene juga melakukan serangan balik yang juga mengandalkan kuda.

Dadang lagi-lagi banyak melakukan blunder fatal dan terpaksa kembali menyerah setelah berada di bawah tekanan usai kehilangan satu kuda dan perwira. Situasi ini jelas membantu Irene untuk unggul amunisi serangan dan berada dalam posisi nyaris skakmat.

Pada babak ketiga, Irene yang kembali memegang buah putih jelas tampak lebih unggul kualitas dari Dadang. Irene bahkan sempat melakukan double attack melalui kuda yang mengancam menteri dan benteng.


Baru empat menit pertandingan berjalan, Irene sudah jauh lebih unggul buah catur. Dadang pun akhirnya menyerah untuk kali ketiga di laga ini.

Duel dilakukan dengan sistem empat babak masing-masing berdurasi 10 menit. Jika duel imbang 2-2 maka harus dilakukan babak penentu.

Duel ini dipandu GM Susanto dan WIM Chelsie Monica Ignesias Sihite dan diawasi satu wasit dari Percasi.

Duel Dewa Kipas vs Irene akan jadi babak akhir dari kehebohan yang terjadi selama satu bulan terakhir. Sebelumnya, Dewa Kipas diperbincangkan oleh banyak orang di dunia maya karena aksinya dalam ajang catur online chess.com.

Dadang Subur alias Dewa Kipas mendadak viral setelah akunnya di-banned Chess.com usai menang lawan GothamChess yang dimiliki IM Levy Rozman asal Amerika Serikat.

Netizen Indonesia yang terkenal kompak mendukung Dewa Kipas dan menyerang akun Chess.com dan GothamChess. Situasi ini membuat Irene tergerak untuk buka suara dan merilis surat terbuka.

Irene menduga Dadang melakukan kecurangan dan mencoreng wajah pecatur Indonesia. Dadang mengaku sakit hati dan menantang Irene Kharisma.

Irene kemudian menerima tantangan Dadang yang dikenal sebagai Dewa Kipas.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama