8 Gejala Penyakit Terlihat dari Kuku, Deteksi Kesehatan Sejak Dini & Cara Mengatasi

 


Kuku Ada Kaitannya dengan seberapa baik fungsi tubuh di area lain. Hingga sering dijadikan sebagai indikator dari asupan nutrisi yang buruk atau pencernaan yang buruk.

Namun bila Anda mengalami kondisi kuku tak sehat, hanya melibatkan satu atau dua kuku. Itu tidak terkait dengan masalah kesehatan serius apa pun. Kuku yang sehat dianggap halus, tanpa perubahan warna. Tapi jika mulai ada perubahan tekstur dan warna, sebaiknya perhatian panduan ini.

Berikut beberapa gejala penyakit yang terlihat dari kuku, bantu deteksi kesehatan sejak dini. Lengkap dengan cara mengatasi yang tepat.

1. Rapuh


Healthline ©2021 Merdeka.com

Dilansir dari Healthline, kuku kasar dan pecah-pecah. Serta mudah retak menjadi salah satu masalah kuku yang paling sering dialami. Ini juga lebih sering terlihat pada wanita. Secara ilmiah disebut onychoschizia.

Kuku rapuh biasanya disebabkan oleh basah dan pengeringan berulang kali pada kuku jari. Jadi Anda harus menggunakan sarung tangan saat membasahi tangan, seperti saat mencuci piring.

Cara mengatasinya: Anda bisa mencoba mengoleskan lotion yang mengandung asam alfa-hidroksi atau lanolin. Jika dirasa belum berhasil bisa konsultasikan pada dokter. Salah satu gejala penyakit, hipotiroidisme juga dapat menyebabkan kuku lemah dan rapuh, seperti halnya kekurangan zat besi.

2. Terlalu Lembut atau Lemah

Kuku ini mudah patah atau bengkok sebelum patah. Kuku lunak mungkin disebabkan oleh terlalu banyak kelembapan atau bahan kimia. Kebiasaan terpapar deterjen, cairan pembersih, perawatan kuku berlebih, dan penghapus cat kuku seperti aseton.

Cara mengatasi: coba menghindari bahan kimia di sekitar kuku. Biarkan secara alami kuku melakukan pemulihan sendiri. Kuku yang lemah kemungkinan besar terkait dengan kekurangan vitamin B, kalsium, zat besi, atau asam lemak.

Demi mencegah gejala penyakit tak diinginkan, mulailah mengonsumsi multivitamin yang mengandung kalsium dan vitamin B. Serta, tidak mengonsumsi zat besi sebagai suplemen, kecuali Anda tahu bahwa Anda kekurangan zat besi.

3. Kuku Terkelupas

Gejala penyakit selanjutnya bisa diperhatikan dari kuku terkelupas. Hal ini mungkin disebabkan oleh trauma eksternal pada kuku itu sendiri. Semisal menggunakan kuku sebagai alat, menekan terlalu kuat atau menghilangkan cat kuku akrilik. Kuku juga bisa terkelupas jika Anda merendam tangan terlalu lama di air berbusa.

Cara mengenali gejala penyakit dari kuku, cek penyebab internal atau eksternal. Apakah kuku kaki Anda juga mengelupas? Jika demikian, itu mungkin penyebab internal, seperti kekurangan zat besi. Jika tidak, mungkin eksternal, seperti yang disebutkan sebelumnya.

Cara mengatasi: Jika menurut Anda itu internal, tambahkan zat besi ke dalam makanan, seperti daging merah, sereal, kacang-kacangan, bayam, ikan, dan banyak lagi sesuai selera. Anda juga bisa mengonsumsi biotin.

Tapi jika penyebabnya dari luar, jaga agar kuku tetap lembap dengan mengoleskan losion setelah melakukan aktivitas. Anda juga bisa memakai sarung tangan pelindung saat mencuci piring.

4. Tonjolan


Muncul tonjolan yang terlihat seperti gelombang horizontal atau vertikal kecil di kuku. Tonjolan vertikal biasanya muncul di kemudian hari dan mulai dari ujung kuku hingga kutikula. Selama tidak disertai gejala lain seperti perubahan warna, ini masih aman.

Di sisi lain, punggung kuku dengan tonjolan horizontal, juga disebut garis Beau. Menjadi tanda dari gejala yang lebih serius.

Cara mengatasi: Kunjungi dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Tonjolan vertikal dapat menjadi indikasi anemia. Sedangkan garis horizontal dapat menunjukkan kondisi yang mendasari sepertitanda penyakit ginjal, yang dapat menghentikan pertumbuhan kuku.

Gejala Penyakit dari Kuku Berubah Warna


Healthline ©2021 Merdeka.com

5. Kuku Kuning

Kuku kuning juga termasuk relatif umum dialami. Umumnya disebabkan oleh infeksi laian atau reaksi dari produk cat kuku.

Cara mengatasinya: Kuku baru seharusnya tumbuh bersih kembali. Untuk membantu mengatasi infeksi, bisa menggunakan perawatan alami, seperti mengoles tea tree oil atau vitamin E. Multivitamin mungkin membantu dalam hal ini.

6. Garis Hitam

Kuku dengan garis hitam disebut pula perdarahan serpihan. Garis yang bisa tampak coklat atau merah tua, terlihat seperti serpihan. Mereka dapat muncul beberapa kali.
Penyebab yang paling mungkin adalah trauma pada kuku, seperti jari yang tertekan benda sangat keras secara tidak sengaja, atau jatuh.

Cara mengatasinya: Garis hitam tersebut adalah hasil dari peradangan pembuluh darah di bawah kuku. Dan akan hilang seiring waktu saat kuku mulai tumbuh alami.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama