536 Masehi: Tahun Terburuk Manusia yang Melebihi 2021, Ini 7 Alasannya

 


Di 2020, kita mengeluhkan kalau itu menjadi tahun terburuk yang pernah ada. Kedatangan pandemik mengubah kehidupan menjadi tak lagi sama. Nyatanya, 2021 itu tak seberapa jika dibandingkan dengan tahun-tahun terdahulu.

Di 1933, nama Adolf Hitler mulai muncul dan berakhir memunculkan Perang Dunia II. Pada 1918, flu Spanyol menyerang dan menyebabkan kematian hingga 50 juta jiwa.

Di tahun 1520, cacar menyerang Amerika dan diperkirakan membunuh 60 sampai 90 persen penghuni benua itu. Atau mungkin 1349 yang mana munculnya wabah hitam, membunuh setengah populasi Eropa.

Ada banyak kejadian yang jauh lebih parah ketimbang kondisi pandemik ini. Namun jika kamu mencari tahu tahun berapakah yang menjadi tahun terburuk bagi manusia, mungkin jawabannya adalah 536 masehi. Mengapa bisa demikian? Ternyata ini jawabannya.

1. Terjadi perubahan iklim yang aneh, yaitu muncul kabut yang bertahan satu tahun lebih

536 Masehi: Tahun Terburuk Manusia yang Melebihi 2020, Ini 7 Alasannyapiqsels.com

Sejarawan Michael McCormick menyebutkan 536 masehi merupakan tahun terparah untuk hidup. Di kala itu muncul kabut misterius yang menyelimuti dataran Eropa, Timur Tengah, hingga sebagian Asia. Kabut itu begitu tebal hingga menyebabkan kegelapan. Parahnya, kabut tersebut bertahan sampai 18 bulan lebih lamanya.

Matahari bersinar tanpa terang, seperti bulan, sepanjang tahun,” kurang lebih itulah catatan dari Procopius, sejarawan Byzantine.

Catatan lain malahan sampai mengatakan “Bahkan di siang hari tak ada bayangan dari tubuh kita.”

2. Suhu udara dunia mencapai titik terendah dalam 20 abad terakhir

536 Masehi: Tahun Terburuk Manusia yang Melebihi 2020, Ini 7 Alasannyanara.getarchive.net

Terjadinya kabut juga secara langsung menurunkan suhu udara. Tercatat suhu udara di kala musim panas bisa mencapai 1,5 sampai 2,5 derajat Celcius. Itu adalah suhu terendah yang dicapai bumi selama 2300 tahun terakhir.

Kondisi ini menyebabkan berbagai panen gagal. Ada catatan dari Irlandia kalau mereka gagal memanen dari 536 sampai 539. Bahkan di Tiongkok sendiri, berembus kabar turunnya salju saat musim panas. Era ini sempat disebut zaman es mungil.

3. Ekonomi dunia hancur tak karuan

536 Masehi: Tahun Terburuk Manusia yang Melebihi 2020, Ini 7 Alasannyaflickr.com

Seperti dampak dari COVID-19 yang kita alami saat ini, ekonomi dunia menjadi kacau balau akibat masalah-masalah ini. Panen yang gagal mulai berimbas kepada orang-orang.

Tidak sedikit yang kelaparan tak karuan dan mungkin meninggal karenanya. Krisis ekonomi ini dipercaya bertahan setidaknya sampai 640 masehi, satu abad setelah kejadian.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama