VIDEO Pria Nyaris Dihakimi Massa, Diduga Tega Nodai Putrinya Sendiri, Polisi Beri Penjelasan




Video seorang pria nyaris dihakimi massa tersebar luas di media sosial.

Satu akun yang ikut membagikan rekaman tersebut adalah akun Instagram @ kabarbanuakalsel.

"Hampir di amuk massa, Timsus Polresta Banjarmasin mengamankan terduga pelaku pemerkosaan anak.

Bagi yang mengetahui perihal kejadian tersebut silahkan menambahkan !!," tulis akun tersebut.

Dalam video terlihat seorang lelaki yang duduk di motor diapit dua orang lainnya.




Sedangkan di sekitarnya sudah ramai warga yang berkumpul menyaksikan kejadian tersebut.

Terdengar pula suara teriakan "jangan main hakim" dari seorang pria di tengah kerumunan tersebut.

Tak lama, pria tersebut dibawa menggunakan sepeda motor.

Dari informasi terhimpun, lokasi kejadian adalah di kawasan Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalsel.

Kepala Satreskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi, saat dihubungi, membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang lelaki yang menurut warga telah melakukan pemerkosaan terhadap anak kandung.





“Iya, benar, statusnya kami amankan, ” ujarnya, Kamis (4/2/2021).

Saat ini, pihak kepolisian sedang mendalami dugaan tersebut dan mengumpulkan bukti-bukti.

Kasus Lain Seorang pelaku berinisial WS (63) dihadirkan Satreskrim Polres Majalengka saat konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (4/2/2021). (Tribun Jabar)

Seorang pria berinisial WS harus berurusan dengan polisi lantaran diduga tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri.

Pelaku berumur 63 tahun itu sebelum melakukan aksi bejatnya, mencekoki sang anak hingga mabuk.

Saat kondisi tak sadarkan diri, WS membawa korban ke lokalisasi.

Saat ini pria asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat telah ditangkap oleh pihak kepolisian.




Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda, melalui Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan, mengatakan perbuatan tersebut dilakukan pada Minggu (24/1/2021) sekitar pukul 15.00 WIB di tempat lokalisasi di daerah Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.

"Pelaku mengajak minum anaknya di sebuah kios di Pasar Panjalin di daerah Sumberjaya, Kabupaten Majalengka," ujar Siswo saat konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (4/2/2021).

Selanjutnya, jelas dia, anaknya yang berinisial P (16) dipaksa untuk ikut minum sampai kemudian anaknya juga ikutan mabuk.



Baca Juga
Lebih baru Lebih lama