Sambil menceritakan kisah hidupnya itu, ternyata kakek pun mulai menangis karena sedih bila mengingat sang istri, maka dari itu dia semangat berjualan agar bisa menafkahi istrinya yang sedang sakit di rumah.

Sebenarnya setelah libur berjualan selama dua bulan, kakek ini berusaha mencari orang buat berjualan dan akan digaji. Namun niat baik kakek ini tak kunjung tercapai, sehingga dia memutuskan untuk kembali berjualan daripada dia tak memiliki penghasilan sama sekali.

"Buat yang pernah melintas di daerah Tembung seputaran sebelum jembatan besar Tembung, atau Simpang Bandar Setia, kalau melihat bapak ini, tolonglah sekadar singgah membeli Martabak Telur, dia jualan sekitar jam 4 sore keliling daerah itu," imbau Novi.

Hingga kini, unggahan kisah sedih ini sudah dibagikan lebih dari 6 ribu kali dan sudah disukai lebih dari 3,5 ribu kali, dan memunculkan komentar haru dari warganet yang melihat perjuangan kakek ini.

"Kakek ini beberapa tahun yg lalu pernah ter ekspos jg kak di instagram ada beberapa tim yg pernah donasi...

Kasian istri nya dirumah jg ga bs ngapa2in kak.. Bahkan yg nyediain buat dagangan nya kakek itu sendiri kak.. Sedih ya Allah semoga kita selalu bersyukur dgn apa yg kita punya.. Aamiin," tulis akun Shaqia Neisha Alnamira.

"Insya allah kalau sy melintas sore akan singgah ke kakek ini.akan sy bagikan ke fb gbr ini," tulis akun Adek Ritonga.

"Sampai malam juga kekek itu jualannya. Saya pernah beli juga ketika melintas di depan rumah," kata akun Herman Syahputra.