7 Serial kung fu yang sempat rajai televisi Indonesia di tahun 90-an

  


Buat Anda yang pernah merasakan nikmatnya jadi anak 90-an, pasti kebagian zaman keemasan serial mandarin. Hampir setiap hari serial asal negeri Tiongkok dan Taiwan diputar di televisi.

Ada serial-serial drama percintaan dengan setting China zaman kerajaan. Sementara buat para pria diputarAda pula serial laga yang memamerkan aksi kungfu.

Masih ingat dengan serial-serial bertema kungfu yang sempat jadi tontonan favorit Anda? Mari bernostalgia bersama kami lewat ulasan 7 serial kungfu yang merajai televisi di tahun 90-an.

The Return of The Condor Heroes

of the condor heroes rev2The Return of The Condor Heroes. ©2015 Merdeka.com/yesasia.com

Masih ingat serial ini? The Return of the Condor Heroes atau yang kita kenal dengan judul Kembalinya Pendekar Rajawali Sakti. Serial yang diproduksi pada tahun 1983 ini dibintangi oleh Andy Lau dan Idy Chan. Menceritakan cinta terlarang berbalut petualangan antara Yang Guo (versi sulih suara menggunakan nama Yo Guo) dan Xiaolongnu (Siauw Liong Lee).

The Return of The Condor Heroes diadaptasi dari novel wuxia dengan judul sama yang dikarang oleh Jin Yong. Novelnya sendiri sudah diangkat ke layar kaca berkali-kali. Selain versi tahun 1983 yang mengangkat nama Andy Lau di Indonesia, versi tahun 1995 (dibintangi Lous Ko) dan 2006 (dibintangi aktor Taiwan Huang Xiaoming) juga sempat ditayangkan di televisi Indonesia.

Pendekar Harum

rev2Pendekar Harum. ©2015 Merdeka.com/www.mymovies.biz

Serial ini sempat menjadi idola penggemar film-film kungfu di tanah air. Menceritakan petualangan pendekar flamboyan bersenjata kipas, Chu Liuxiang (dibintangi Adam Cheng) yang dibumbui romantika sang pendekar tampan dengan dua orang wanita, Shangguan Wuji (dibintangi Cynthia Khan) dan Putri Shengnian (dibintangi Hsia Kuang-li).

Serial yang rilis tahun 1995 ini merupakan produksi Taiwan dan memiliki judul asli Chor Lau-heung. Terinspirasi dari novel karya Gu Long yang berjudul Chu Liuxiang.

Pedang Pembunuh Naga

naga rev2Pedang Pembunuh Naga. ©2015 Merdeka.com/Wikipedia dan www.oocities.org

To Liong To alias The Heaven Sword and Dragon Sabre di Indonesia lebih terkenal dengan judul Pedang Pembunuh Naga. Diangkat dari sekuel Legend of The Condor Heroes dan Return of The Condor Heroes yang ditulis oleh Jin Yong.

Pedang Pembunuh Naga bercerita tentang Thio Boe Ki (atau Zhang Wuji), pendekar muda yang terjebak di tengah konflik antara klan Butong dan Ming.

Kisah ini sempat diangkat ke layar kaca beberapa kali. Dua di antaranya sempat tayang di Indonesia. Yang pertama dibintangi oleh Tony Leung. Sementara versi terbaru yang tayang di Indonesia dibintangi oleh Alec Su.

Pendekar Ulat Sutera

sutera rev2Pendekar Ulat Sutera. ©2015 Merdeka.com/Weibo & Yesasia

Pendekar Ulat Sutera yang memiliki judul asli Reincarnated diadaptasi dari manhwa karya Lee Ko yang merupakan versi komik dari novel kung fu klasik karya Huang Yin.

Serial ini diproduksi dalam dua season. Season pertama berkisah tentang Yun Fei Yang (atau Wan Fei Yeung), pemuda yang sekilas tampak konyol dan tak bisa diandalkan, namun sebenarnya seorang pendekar muda yang sangat tangguh. Ia mempelajari ilmu ulat sutera, di mana untuk meraih tingkatan yang lebih tinggi, orang yang mempelajari ilmu tersebut akan menyelubungi diri dengan kepompong ulat sutera sebelum terlahir kembali menjadi pendekar yang lebih tangguh.

Season kedua berfokus pada Hsiao Zhe, pencuri amatir yang lantas belajar ilmu ulat sutera pada Yun Fei Yang.

Kung Fu Master

master rev2The Kung Fu Master. ©2015 Merdeka.com/www.cinemaparadiso.co.uk & Rotten Tomatoes

Kita pertama kali mengenal aktor laga Donnie Yen lewat serial Kung Fu Master. Dalam serial itu ia berperan sebagai Heung Hei-Gun, seorang ahli kung fu pada masa periode Dinasti Han-Dinasti Qing.

Hei-Gun belajar ilmu kung fu di kuil Shaolin untuk membalaskan dendam orangtuanya yang dibunuh.

Sejak kemunculan Yen di serial ini, ia mulai populer di antara penggemar film laga mandarin tanah air.

Kera Sakti

rev2Kera Sakti. ©2015 Merdeka.com/apdicky-cheung.tripod.com & pixshark.com

Siapa yang tidak kenal dengan kisah Sun Go Kong (atau Sun Wukong) si kera sakti? Serial yang mengisahkan perjalanan Biksu Tong dan murid-muridnya ke barat ini sempat menjadi acara televisi paling dinanti oleh anak-anak generasi 90-an.

Go Kong yang usil dan lincah ala Dicky Cheung sempat dipuji brilian, hingga membuat nama sang aktor melambung di dunia perfilman. Sempat digantikan oleh Benny Chan dalam season kedua, akhirnya Cheung kembali memerankan Go Kong di The Monkey King: Quest for the Sutra.

Kung Fu

rev2Serial laga Kung Fu. ©2015 Merdeka.com/gbtimes.com & www.tvacres.com

Nah, kalau serial kung fu yang satu ini memang bukan produksi Taiwan atau Hong Kong. Mengisahkan seorang pendeta ahli kung fu Shaolin bernama Kwai Chang Caine (David Carradine). Caine berkelana mengelilingi Amerika Serikat untuk mencari saudaranya, Danny Caine.

Meskipun bukan serial kung fu mandarin dan dibintangi oleh aktor berdarah Amerika, namun serial Kung Fu yang dilanjutkan dengan Kung Fu: The Legend Continues cukup diterima masyarakat. Bahkan ikut mempopulerkan nama David Carradine dan kung fu Shaolin.

Itulah 7 dari sekian banyak serial kung fu yang sempat merajai televisi Indonesia. Yang mana favorit Anda?

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama