Jadikan Korban Pesawat Sriwijaya Air Bahan Candaan di Medsos, Pria Ini Diciduk Polisi

 


Dunia penerbangan Indonesia tengah berduka. Pasalnya, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dikabarkan hilang kontak dari radar, sebelum akhirnya dinyatakan jatuh pada Sabtu (9/1) lalu. Pesawat yang membawa sebanyak 62 penumpang ini jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Sayangnya, di tengah duka mendalam yang dirasakan para keluarga korban, ada saja masyarakat yang justru menjadikan peristiwa ini sebagai bahan lelucon.

Seperti yang belum lama ini terjadi, seorang pria asal Sandai, Kalimantan Barat menggugah foto ucapan belasungkawa atas tragedi pesawat Sriwijaya SJ-182 namun disertai dengan keterangan kalimat candaan di akun Facebook Harzo.

Unggahan ini pun sontak viral dan tuai kecaman dari banyak pihak. Berikut informasi selengkapnya.

Jadikan Bahan Lelucon di Media Sosial

jadikan korban pesawat sriwijaya air bahan candaan di medsos pria ini diciduk polisi

Instagram/@manaberita ©2021 Merdeka.com

Di akun Facebook bernama Harzo, pelaku mengunggah foto ucapan turut berduka atas tragedi Sriwijaya Air SJ-182. Namun mirisnya, pelaku justru menulis keterangan yang menjadikan foto tersebut sebagai bahan candaan.

"Semoga arwahnya ketemu same sponsbob dkk (dengan emoji tertawa)," tulis caption di unggahan itu.

Unggahan ini dinilai tidak etis dan tidak pantas, mengingat sampai saat ini proses pencarian jenazah korban dan puing-puing pesawat masih terus dilakukan. Ditambah lagi, pelaku dinilai tidak menghargai keluarga korban yang tengah berduka.

Diciduk Polisi

jadikan korban pesawat sriwijaya air bahan candaan di medsos pria ini diciduk polisi

Instagram/@manaberita ©2021 Merdeka.com

Setelah unggahannya viral, pelaku diketahui telah diciduk oleh pihak kepolisian setempat. Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @manaberita pada Selasa (12/1), memperlihatkan saat pelaku berada di kantor polisi.

Di video itu, pelaku dihukum untuk melakukan push up di depan aparat polisi.

"Terus push up," ucap personel polisi di video itu.

Tak hanya itu, personel polisi itu pun terdengar memberikan teguran pada pelaku. Pelaku diminta tidak menjadikan momen berduka menjadi bahan candaan.

"Salah nggak itu postinganmu? Kau itu orang lagi berduka malah kau jadikan candaan. Itu kalo orang tua mu, kalo sodara mu yang ada di tragedi itu, ada orang ngolok-olok, ada orang ngejek, sakit hati nggak? Bermedsos boleh, tapi ada koridor dan rambu-rambu yang harus kita patuhi," ujar polisi itu.

Warganet Geram

Unggahan pelaku yang dinilai tak punya hati ini, membuat banyak warganet ikut merasa geram. Warganet banyak yang menghujat pelaku dan minta pelaku dihukum lebih berat.

"Gini nih kalo orang hidup tanpa hati," tulis akun @bilaljakancol.

"Orang2 kaya gini nih yang harusnya di tenggelemin," tulis akun @erlineraina.

"Kurung biar jera," tulis akun @angang190.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama