Suaminya Dialihkan dari NAM Air ke Sriwijaya, Sang Istri Pertanyakan Alasannya

 


JAKARTA - Seorang warga Kota Lubuklinggau. Sumatera Selatan, bernama Rion Yogatama (30) menjadi korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Kepulauan Seribu. Rion sejatinya menumpangi pesawat Nam Air tapi tiba-tiba dia dipindah ke pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh itu.

Istri Rion Yogatama, Vivi, menceritakan suaminya itu semula berangkat ke Jakarta pada Jumat (8/1) dengan maskapai Batik Air dan tiba pukul 13.00 WIB. Kemudian menginap satu malam lalu melanjutkan perjalanan ke Pontianak menggunakan Sriwijaya Air SJ182.

"Terakhir saya kontak dengan dia pukul 12.30 WIB, bilangnya berangkat ke sana (Pontianak) pukul 15.00 WIB," ujar Vivi kepada wartawan di kediaman orang tua Rion di Jalan Kenanga II, Senalang Lubuklinggau, seperti dilansir Antara, Minggu (10/1/2021).

Vivi mengungkapkan dirinya sempat bertanya ke rekan suaminya di Pontianak mengenai perkiraan jadwal pesawat mendarat karena Rion tidak dapat dihubungi setelah menumpangi pesawat. Vivi kemudian mendapat kabar ada pesawat Jakarta-Pontianak jatuh di Kepulauan Seribu.

Dia pun mencoba menghubungi rekan suaminya untuk memastikan kalau suaminya tidak menumpangi pesawat Sriwijaya Air SJ182 itu. Namun, hingga kini dia belum menerima informasi apa pun terkait kondisi suaminya.

Vivi juga menjelaskan semula suaminya tidak berencana naik Sriwijaya Air karena tiket yang dibeli tertera rute Lubuklinggau-Jakarta-transit Pontianak menggunakan Maskapai Nam Air berangkat pukul 07.00 WIB. Namun, suaminya dialihkan ke Sriwijaya Air.

"Dia dialihkan dari Nam ke Sriwijaya, jadwal berangkat pukul 13.00 WIB," kata Vivi.

Dia tetap berharap ada kabar baik terkait kondisi suaminya dan meminta masyarakat ikut mendoakan semua korban. Rion diketahui berangkat ke Pontianak untuk memenuhi panggilan kerja. Rion memiliki seorang istri dan dua orang anak, beberapa anggota keluarga Rion telah berada di Jakarta untuk menunggu perkembangan informasi.
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama