Intip Keseharian Naja Hudia, Bocah Hafiz Quran Kakinya Pernah Dicium Syekh Ali Jaber

 


Memiliki keturunan seorang hafiz atau penghafal AlQuran merupakan impian semua orangtua muslim. Sebab Alquran merupakan kitab suci umat Islam yang ketika membacanya niscaya akan mendapat pahala.

Seperti kehebatan Naja Hudia Afifurohman atau yang akrab disapa Naja. Saking hebatnya, bocah pengidap cerebral palsy atau lumpuh otak ini membuat almarhumSyekh Ali Jaber kagum. Tak segan-segan, Syekh Ali sampai mencium tangan dan kaki Naja. Begitu rendah hati Syekh Ali memuliakan seorang penghafal AlQuran.

Menemui dengan Kakek dan Nenek

Salah satu potret saat Naja menyempatkan waktu bermain dengan kakek dan neneknya. Senyum manisnya terurai indah, terpancar kebahagiaan dari raut Naja.

intip keseharian naja hudia
Instagram @naja_hafizindonesia2019 ©2021 Merdeka.com

"Semoga Ninik tetap sehat..Amin YRA 🤲," tulisnya dalam keterangan foto.

Main Salju

intip keseharian naja hudia
Instagram @naja_hafizindonesia2019 ©2021 Merdeka.com

Salah satu potret menggemaskan Naja saat bermain di salju. Senyum lebar terurai menghias wajah imutnya. Meski harus menggunakan kursi roda dalam banyak aktivitas, tentu tak menghalangi dirinya untuk menikmati masa kecilnya yang menyenangkan tersebut.

Belajar dengan Laptop

Cerminan anak sholeh ada pada diri Naja. Kali ini potret saat bocah 10 tahun itu darudah atau mencari ilmu untuk meningkatkan wawasan Islam, menggunakan laptop. Baru melanjutkan aktivitas murojaahnya lagi, supaya hafalan 30 juz-nya terjaga.

intip keseharian naja hudia
Instagram @naja_hafizindonesia2019 ©2021 Merdeka.com

"Alhamdulillah.. Daurah hari ke 3 Lancar..santai Sejenak sebelum Lanjut Murojaah lagi..Tapi santainya jangan kelamaan yaa," tulis dalam keterangan.

Nonton YouTube

Memiliki laptop, tentu bukan saja untuk belajar. Layaknya anak kecil pada umumnya, Naja gemar menonton YouTube. Salah satunya saat melihat acara Hafiz Indonesia yang kala itu menampilkan salah seorang sahabatnya di sana.

intip keseharian naja hudia
Instagram @naja_hafizindonesia2019 ©2021 Merdeka.com

"Naja sudah siap! Menunggu hafiz Indonesia 2020..ayoo mana pencinta Qur'an nonton acara Favorit kita semua," tulisnya.

Reuni Teman Finalis Hafiz Indonesia

Keakraban dan kehangatan para finalis Hafiz Indonesia 2019 begitu terpancar. Tak memandang rendah satu sama lain, semua saling menyayangi dan berusaha menjadi kawan terbaik bagi Naja.

intip keseharian naja hudia
Instagram @naja_hafizindonesia2019 ©2021 Merdeka.com

"Terakhir kumpul bareng alumni hafiz 2019 bersama kak Rika @rikanabila_abima dan @hasbi_hafizhindonesia19 February 2020 sebelum Pandemi covid 19..semoga bisa bertemu kembali ya kak Rika dan Hasbi..ada kak Fika @fika_hafizindonesia2019 juga lhoo," tulis dalam caption.

Naja Main Selfie

Bocah asal Gomong, Selaparang, Kabupaten Mataram, NTB ini jangan dianggap remeh ya. Meski fisiknya ikut mengalami keterbatasan akibat lumpuh otak. Namun sudah bisa menggerakkan tubuh dengan baik.

intip keseharian naja hudia
Instagram @naja_hafizindonesia2019 ©2021 Merdeka.com

Termasuk jemarinya yang mulai lancar, untuk menggunakan gadget dan menopang tubuh saat berjalan. Untuk bergaya selfie dengan hasil yang memuaskan pun bisa.

Momen Kaki Naja Dicium Syekh Ali Jaber

intip keseharian naja hudia
Instagram @naja_hafizindonesia2019 ©2021 Merdeka.com

Momen mengharukan tatkala Syekh Ali Jaber di atas panggung mencium kepala, tangan, dan kaki Naja. Begitu rendah hati, lemah lembut dan sosok kebapakan kentara pada diri ulama besar yang satu ini.

Perangainya sangat mengagumkan, melalui caranya memuliakan orang lain. Termasuk ketika beliau tak segan-segan mencium kaki anak kecil penghafal AlQuran ini.

Alasan Cium Kaki Naja Bikin Haru

Melihat sosok Naja, Syekh Ali Jaber mengaku teringat pada Nabi Muhammad SAW. Sehingga menurutnya, Naja pantas dimuliakan oleh seorang Syekh sekali pun.

intip keseharian naja hudia
Instagram @naja_hafizindonesia2019 ©2021 Merdeka.com

"Karena saya ingat, Rasulullah SAW saking mulianya dengan Alquran, beliau seperti Quran berjalan. Jadi anak seperti ini, dia seluruh tubuhnya itu sudah terisi dengan Alquran," papar Syekh Ali.

Syekh Ali Jaber menunjukkan sikap tawaddu'. Merasa rendah di hadapan Allah tatkala melihat sosok bocah yang dinilainya lebih hebat dari dirinya.

"Bukan hanya memuliakan Alqurannya. Dan dia jauh lebih hebat dari saya. Saya saja yang sudah dari usia dini menghafal Alquran, tapi belum menghafal sehebat Naja ini," pungkas Syekh Ali.

Video

Berikut video mengenang betapa mulianya Syekh Ali Jaber, sampai mencium kaki Naja sang hafiz cilik, pengidap cerebral palsy.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama