Beginilah Desa Tanpa Laki-Laki, Semua Aktivitas Dikerjakan Perempuan Cantik


 Hidup dan tinggal di suatu pedesaan memang pilihan bagi beberapa orang. Suasana yang asri dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan menjadi nilai lebih untuk tinggal di desa terutama bagi keluarga kecil sederhana. Namun, ada juga salah satu desa yang penduduknya kebanyakan berjenis kelamin perempuan.

Beginilah Desa Tanpa Laki-Laki, Semua Aktivitas Dikerjakan Perempuan Cantik
Desa Noiva do Cordeiro

Di suatu negara yang terletak di benua Amerika Selatan yaitu Brasil memiliki desa yang unik daripada desa lainnya. Pasalnya desa yang memiliki perkebunan luas ini dihuni oleh mayoritas perempuan cantik dengan rentang umur 20 – 35 tahun. Desa ini bernama Noiva do Cordeiro.

Bagaimana mereka bisa hidup tanpa laki-laki? Apakah mereka juga mempunyai keluarga?

Beginilah Desa Tanpa Laki-Laki, Semua Aktivitas Dikerjakan Perempuan Cantik

Setidaknya kurang lebih 600 perempuan tinggal di desa Noiva do Cordeiro. Beberapa dari mereka sudah ada yang menikah dan mempunyai keluarga. Akan tetapi, suami dan laki-laki berusia di atas 18 tahun tidak tinggal di desa ini karena harus bekerja ke kota. Para suami dan laki-laki lainnya tersebut boleh pulang ke desa hanya pada akhir pekan saja.

Menariknya, kesehariannya para perempuan yang memegang kendali atas roda kehidupan di desa Noiva do Cordeiro. Beberapa aspek penataan desa dan masalah keagamaan dipegang oleh perempuan. Hal ini mereka meyakini bahwa ditangan perempuan kehidupan di desa akan lebih asri, rapi, dan tenteram dibanding dikelola oleh laki-laki.



Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari para perempuan di desa Noiva do Cordeiro memiliki kegiatan sebagai petani. Tidak merasa gengsi atau canggung, banyak perempuan cantik di desa ini bak penari samba yang membawa cangkul dan mengemudikan traktor ke kebun.

Walaupun tampak hebat, para perempuan yang dikenal ulet dan rajin di desa ini juga memiliki masalah terutama kendala percintaan. Banyak perempuan cantik yang lama menjomblo karena belum ditemukan jodohnya. Hal ini disebabkan aturan desa yang membuat laki-laki lain enggan menikahi perempuan desa Noiva do Cordeiro. Beberapa laki-laki tidak mau nantinya mempunyai hubungan jarak jauh dengan kekasihnya, namun begitu masih ada segelintir laki-laki yang mau memenuhi komitmen aturan desa tersebut.


Baca Juga
Lebih baru Lebih lama