Kisah Nyata Seorang Suami Yang Meminta Kembali Ginjalnya Kepada Sang Istri

 Saat hubungan suatu pernikahan masih baik baik saja dan saat api cinta masih menyala di sana maka biasanya sang suami ataupun sebaliknya sang istri akan melakukan dan memberikan apa saja demi kebahagiaan pasangannya bahkan hingga berkorban nyawa sekalipun ada yang sanggup melakukannya.

Cinta bisa membuat siapa saja rela berkorban untuk pasangannya, meski tulus tentunya jauh di lubuk hati ada harapan pengorbanan tersebut akan membawa kebahagiaan, kelanggengan hubungan, kesetiaan dan lain sebagainya. Sayangnya tak semua beruntung bisa menjalani pernikahan sesuai dengan apa yang diharapkan karena ada sang waktu yang bisa merubah segalanya.


Kisah Nyata Seorang Suami Yang Meminta Kembali Ginjalnya Kepada Sang Istri


Foto diatas merupakan foto pernikahan Richard Batista yang berprofesi sebagai dokter bedah dengan Dawnella pada tahun 1990. Hubungan mereka tergolong harmonis dan dari pernikahan itu mereka dianugerahi 3 orang anak.

Pada tahun 2001 keluarga yang tinggal di Long Island, New York, Amerika Serikat itu mendapat musibah, Dawnella sakit keras, ginjalnya rusak sehingga harus diangkat. Donor ginjal sebenarnya sudah dapat namun dua kali transplantasi ginjal sebelumnya gagal dan oleh sebab itu akhirnya demi sang istri tercinta, Richard Batista berinisiatif dengan suka rela memberikan satu ginjal miliknya.

Transplantasi ginjal ketiga ini berhasil dan Dawnella dinyatakan sembuh. Dia pulih seperti sedia kala namun tetap harus menjaga makan dan aktivitasnya. Waktu terus berlalu hingga suatu hari tiada angin tiada hujan ketika Batista sedang mengoperasi seseorang demi menyelamatkan nyawa orang tersebut tiba tiba Dawnella datang dan menampar Batista dengan berkas berkas perceraian.

Dawnella meminta cerai karena dirinya telah menemukan pria idaman lain. Dia selingkuh dan membatasi akses Batista untuk bertemu dengan ketiga anaknya. Hal itulah yang membuat Richard Batista sangat marah dan akhirnya menuntut Dawnella untuk mengembalikan ginjalnya atau membayarnya sebesar US$ 1,5 juta.

Namun sayang sekali tuntutan Batista tersebut mustahil sebab menurut pakar etika medis setempat donasi organ adalah sama dengan hadiah jadi manalah mungkin seseorang meminta kembali hadiah yang sudah diberikannya. Lagipula pengadilan tak akan mengijinkannya dan juga tak akan ada ahli bedah resmi yang mau melakukan operasi pengambilan kembali ginjal itu karena pastinya akan bisa membahayakan nyawa Dawnella.
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama