Viral Satpol PP Surabaya Bentak dan Piting Warga Karena Tak Pakai Masker


 Surabaya -Video razia protokol kesehatan oleh Satpol PP Surabaya viral di aplikasi percakapan. Video itu memperlihatkan tindakan petugas Satpol PP yang dianggap kasar.

Video berdurasi 1 menit 36 detik itu memperlihatkan sejumlah petugas Satpol PP dan Linmas membentak-bentak hingga menarik seorang pria berkaus hitam yang tidak mengenakan masker dengan baik. Petugas itu mengatakan ke pria itu jika tindakan yang dilakukannya berdasarkan aturan dari pemerintah.

Pria tersebut lalu coba ditutupi oleh seorang perempuan berdaster kuning. Perempuan bermasker itu menghalangi petugas yang hendak membawa pria berambut gondrong itu. Si perempuan meminta petugas untuk tidak menindak dengan cara yang kasar dan tidak etis.

"Jangan kasar, nggak boleh main kasar gitu, pak. Jangan teriak-teriak, pak. Nggak etis," tegas perempuan itu kepada petugas dalam video..

Setelah dibentak, pria tersebut keluar dari halaman teras yang digunakan untuk usaha depo air isi ulang. Tak lama kemudian petugas Satpol PP yang ada di luar langsung menarik untuk membawanya menuju ke mobil boks.

"Saya ini sedang kerja, siapa yang jaga (depo) ini pak," kata pria tersebut dengan suara lirih kepada petugas Satpol PP.

Namun, jawaban pria tersebut tak memberhentikan tindakan petugas Satpol PP. Pria tersebut malah mendapatkan perlakuan bak seperti bandit jalanan. Pria yang diketahui pegawai depo air isi ulang itu malah dipiting hingga dibanting ke dalam mobil boks Satpol-PP.

"Saya ini sedang kerja, siapa yang jaga (depo) ini pak," kata pria tersebut dengan suara lirih kepada petugas Satpol PP.

Namun, jawaban pria tersebut tak memberhentikan tindakan petugas Satpol PP. Pria tersebut malah mendapatkan perlakuan bak seperti bandit jalanan. Pria yang diketahui pegawai depo air isi ulang itu malah dipiting hingga dibanting ke dalam mobil boks Satpol-PP.

Apakah peristiwa tersebut terjadi di Surabaya?

Dari penelusuran terkait video viral tersebut,  seorang yang mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan oleh petugas gabungan tersebut.

Peristiwa tersebut dialami Subandi (38) warga Jojoran, Surabaya. Ia menceritakan jika peristiwa yang dialaminya itu terjadi pada Sabtu (10/10) sekitar pukul 10.00 Wib di depo isi ulang tempat dia bekerja di Jalan Karang Menjangan.

"Iya itu saya saat ditindak karena tidak mengenakan masker. Saat itu saya di teras depo isi ulang tempat saya bekerja," ujar Subandi.

Ia mengakui jika saat itu dia tidak sedang mengenakan masker karena sedang kecapaian usai mengangkat puluhan galon. Para petugas Satpol-PP, Linmas dan polisi sekitar dua mobil sedang berkeliling langsung menghampirinya.

"Saat itu saya memang bawa masker tapi tidak saya pakai karena habis mengangkat puluhan galon istilahnya supaya bisa bernafas lega lah," jelasnya.

Ia kemudia dihampiri. Tiba-tiba petugas tersebut menyerbunya dan langsung meminta kartu identitasnya.

 

 

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama