Start Ke-11, Alex Marquez Puas Naik Podium Tanpa Bantuan Jatuhnya Pembalap Lain


 Jakarta
- Debutan Repsol Honda, Alex Marquez, mengaku sangat terkejut dirinya bisa finis kedua dan naik podium MotoGP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada Minggu (18/10/2020), usai start dari posisi 11. Hal ini ia nyatakan wawancaranya dengan reporter Dorna Sports, Simon Crafar, usai finis di parc ferme.

Selepas start, Marquez naik ke posisi 9 pada lap pembuka, dan naik tiga posisi usai menyalip Andrea Dovizioso, Takaaki Nakagami, dan Jack Miller. Ia naik ke posisi 5 usai terbantu oleh Fabio Quartararo yang mengalami masalah ban. Pada Lap 9, rider 24 tahun ini pun menyalip Franco Morbidelli dan lalu Maverick Vinales pada Lap 14.

Marquez pun terus mengejar duet Suzuki Ecstar, Alex Rins dan Joan Mir, dan akhirnya menyalip Mir pada Lap 18. Ia pun menempel Rins begitu ketat, namun tak punya cukup grip untuk menyalip, dan akhirnya harus puas finis kedua. ini menjadi podium kedua Marquez, usai finis kedua di Le Mans, Prancis, pekan lalu.

Keberhasilan naik podium di Aragon tidak terlepas dari penampilan gemilang Alex Marquez. Memulai lomba dari posisi 11, secara perlahan-lahan adik dari Marc Marquez itu melesat ke depan. Kerja kerasnya berbuah pada lima putaran terakhir ketika menyalip Maverick Vinales dan Joan Mir untuk ke posisi dua.

Pada tiga putaran terakhir, Alex Marquez bahkan hampir saja meraih kemenangan. Sayangnya, ia malah melakukan kesalahan fatal ketika hendak menyalip Alex Rins di tikungan terakhir. Akibatnya, kemenangan yang dibayangkan di depan mata, melayang.

Pun begitu, Alex Marquez tetap bersyukur bisa naik podium di Aragon. Apalagi, kali ini ia sama sekali tidak terbantu dengan kegagalan dari pembalap lain. Podium kedua sepanjang kariernya di kelas MotoGP ini terasa begitu spesial.

“Saya sangat bahagia dan bangga atas apa yang dilakukan tim hari ini. Motor terasa nyaris sempurna. Sebelum balapan, mereka bilang pada saya untuk lebih percaya pada diri sendiri dan melakukan apa yang sudah ditunjukkan di setiap sesi,” urai Alex Marquez, dikutip dari Speedweek, Senin (19/10/2020).

“Ini adalah podium di balapan kering, bukan sebuah podium di mana saya mengambil keuntungan dari sejumlah pembalap favorit yang terjatuh. Ini adalah podium yang sempurna,” imbuh pembalap berusia 24 tahun itu.

 

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama